Plt Rektor IAIN Pontianak Dr Misdah menyampaikan kepada Ketua Senat Dr Nani Tursina berkas administrasi Bakal Calon Rektor IAIN Pontianak Masa Bakti Tahun 2020-2024 sekaligus menindaklanjuti Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 4891 Tahun 2020, tanggal 03 September 2020 tentang Penetapan Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Pontianak, Rabu.

Sebelum berita acara penyerahan berkas di tandatangani, Ketua dan Sekretaris Senat IAIN Pontianak bersama Plt Rektor serta disaksikan oleh Plh Biro AUAK mengecek terlebih dahulu kelengkapan berkasnya.

Plt Rektor IAIN Pontianak Dr Misdah menyampaikan bahwa penyerahan tersebut merupakan bagian dari tahapan penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Pontianak.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan Ibu Ketua Senat IAIN Pontianak, Sekretaris Senat, dan Plh Biro yang hadir pada hari ini, mudah-mudahan berkah bagi kita semua untuk IAIN Pontianak," ujar dia.

Sekretaris Senat IAIN Pontianak Dr Cucu SAg MAg mengatakan, setelah menerima berkas Bakal Calon Rektor IAIN Pontianak Masa Bakti 2020-2024, selanjutnya adalah tahapan pemberian pertimbangan kualitatif dilakukan oleh senat secara keseluruhan.

“Sebelum sampai ke tahap pemberian pertimbangan kualitatif, maka kami Senat akan melakukan terlebih dahulu Sidang Senat Tertutup. Di dalamnya, kami akan menyampaikan perihal penerimaan berkas, kemudian kita akan sidang untuk menentukan tindak lanjut setelah penerimaan berkas ini. Sesuai aturan kami diberi waktu untuk menentukan ini selama 14 hari kerja," ujar dia.


Baca juga: Panitia serahkan enam nama bakal calon Rektor IAIN Pontianak
Baca juga: Tujuh orang bakal calon daftarkan diri di pemilihan Rektor IAIN Pontianak
Baca juga: IAIN Pontianak buka penjaringan bakal calon rektor, ini syarat dan tahapannya

Pewarta: Dedi

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020