Wali Kota Pontianak Edi Rusidi Kamtono mengatakan pihaknya bekerja sama dengan TNI, Polri, dan Bulog membagikan sembako untuk masyarakat yang terdampak akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pontianak.

"Inilah kondisi yang ada secara ekonomi, kami belum bisa berbicara banyak untuk memberikan alternatif tempat, terutama di bidang kuliner, namun pemerintah bekerja sama dengan TNI, Polri dan Bulog untuk membagikan sembako kepada masyarakat yang terdampak," kata Edi Kamtono, saat menjadi narasumber pada webinar perspektif sosial ekonomi dengan tema PPKM Darurat yang digelar BEM Fisip dan BEM FEB Untan di Pontianak, Sabtu.

Saat ini pihaknya mengatakan dampak yang dirasakan untuk pedagang, khususnya pedagang kaki lima, dipermudah dengan masih memberikan izin berjualan.

"Untuk pedagang kaki lima, serta ojek online masih kami berikan izin untuk bebas lewat, sementara sipil dan kesehatan juga bebas, hanya saja harus menunjukkan identitasnya sebagai pekerja," kata dia.

Penetapan PPKM yang dilakukan, baik direncanakan ataupun tidak, merupakan kebijakan dari pemerintah daerah yang tergantung pada kondisi di lapangan.

"Karena pemeriksaan PCR hampir 400 orang di Kota Pontianak positif, tingkat pasien di rumah sakit juga penuh, serta perawatan isolasi sudah di atas 80 persen, sehingga ini yang menjadi dasar tersebut pemerintah pusat menetapkan PPKM hingga tanggal 30 Juli," ujarnya.

Ia mengatakan alasan jalan harus ditutup pada saat ini adalah untuk menekan angka kenaikan kasus COVID-19 yang saat ini telah melonjak.

"Saat ini memang ada penutupan Jalan di Gajahmada, khususnya penutupan di jalan pintu masuk dalam kota, karena telah ada peringatan dari menteri dalam negeri, kami juga berharap bisa menekan lajunya penularan," katanya.

Dirinya berharap masyarakat bisa bersabar dan menahan diri untuk bersama-sama berperang bertahan hidup.

"Hampir setiap hari selalu ada kabar masyarakat yang meninggal dunia, beberapa hari yang lalu saja sehari 29 orang yang meninggal. Saya sangat berharap masyarakat bisa mematuhi apa yang menjadi kebijakan dari pemerintah sehingga musibah ini bisa kita lalui bersama-sama," ujar dia.

Pewarta: Dedi/Yunita

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2021