Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson mengatakan, sampai dengan Senin (23/8) kemarin, jumlah ketersediaan tempat tidur untuk perawatan pasien COVID-19, baik di ruang ICU rumah sakit dan ruang isolasi di seluruh wilayah Kalbar sebanyak 1.725 dan yang terpakai sebanyak 476 atau 27,59 persen.

"Artinya masih ada 1.249 tempat tidur yang kosong dan kita harap ke depan tidak banyak yang terpakai," kata Harisson di Pontianak, Selasa.

Dia merinci, untuk jumlah ranjang di ruang ICU yang ada di rumah sakit di seluruh Kalbar sampai dengan tanggal 23 Agustus kemarin sebanyak 110 dan yang terpakai sebanyak 64 atau terpakai 58,18 persen.

Sedangkan untuk ranjang yang ada di ruang isolasi tersedia sebanyak 1.615 dan yang terpakai sebanyak 412 atau 25,51 persen.

Baca juga: BOR rumah sakit penanganan COVID di Kota Pontianak mendekati 53 persen

Jika dilihat dari ketersediaan ruang tempat tidur bagi pasien COVID-19, di pastikan saat ini Kalbar berada di zona kuning COVID-19. Dan dirinya berharap bisa segera berada di zona hijau.

Pada kesempatan itu dirinya menambahkan, berdasarkan hasil New All Record (NAR) pada tanggal 23 Agustus 2021, total kasus konfirmasi sebanyak 34.063 orang dengan jumlah kasus aktif sebanyak 1.901 orang atau 5.58 persen.

Sedangkan untuk kasus konfirmasi sembuh sebanyak 31.259 orang atau 91,76 persen. Dan untuk kasus konfirmasi meninggal sebanyak 903 orang atau 2,65 persen.

Untuk menekan angka kasus COVID-19 di provinsi itu, Harisson meminta kepada pemerintah daerah untuk terus menggencarkan penerapan prokes dan memaksimalkan vaksinasi COVID-19.

"Mudah-mudahan dengan capaian vaksinasi COVID-19 yang masif, kita bisa segera mencapai kekebalan kelompok dari COVID-19," kata Harisson.*

Baca juga: Ketersediaan BOR pasien COVID di Kalbar turun hingga 46,46 persen
Baca juga: BOR di rumah sakit Kubu Raya sudah jauh menurun
Baca juga: Pontianak tambah BOR hingga di atas 50 persen
 

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2021