Bupati Kapuas Hulu Kalimantan Barat Fransiskus Diaan mempromosikan potensi ikan arwana saat Arowana Cup di Lippo Mall Kemang Jakarta.

"Ikan arwana super red berasal dari Kapuas Hulu memiliki nilai jual cukup tinggi hingga mancanegara," kata Fransiskus Diaan, menghadiri pembukaan Arowana Cup, di Jakarta, Jumat.

Disampaikan Fransiskus, ikan arwana biasa dikenal masyarakat Kapuas Hulu dengan sebutan ikan Siluk dan salah satunya yang terkenal yaitu arwana super red, yang memiliki bentuk, corak dan warna khas merah pekat yang membedakan ikan arwana di daerah atau provinsi lainnya.

Baca juga: BKSDA Kalbar lepas 30 ekor induk ikan Arwana di Danau Sentarum
Baca juga: Inspektorat Kapuas Hulu tangani dugaan pungli pengadaan ikan Arwana

Menurutnya, spesies ikan arwana super red itu satu-satunya spesies ikan hias  andalan ekspor Kalimantan Barat.

"Ikan itu menjadi kebanggaan kami masyarakat Kapuas Hulu," ucapnya.

Baca juga: Satgas TMMD Regtas ke-110 melihat cara membudidayakan ikan Arwana
 
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan melihat ikan arwana dalam pameran Arowana Cup di Jakarta, Jumat (15/7/2022). (ANTARA/HO-Prokopim Setda Kapuas Hulu.)


Dia juga menyampaikan hingga saat ini budidaya ikan arwana di Kapuas Hulu cukup menjanjikan dengan harga cukup tinggi bahkan sampai ratusan juta per ekor.

Sehingga tidak heran, Kapuas Hulu bisa dikenal juga melalui budidaya ikan arwana hingga ke luar negeri.

Baca juga: KKP-Unair gelar webinar Merah Putih Ikan Hias
Baca juga: Desa Tekudak pasarkan produk unggulan khas Kapuas Hulu ukiran ikan Arwana

Diceritakan Fransiskus, bahwa ikan arwana itu hidup dari ikan air tawar dan sahab satu spesies yang hidup di Danau Sentarum.

"Banyak masyarakat Kapuas Hulu membudidayakan ikan arwana di kolam, selain mendongkrak ekonomi masyarakat juga telah membuka lapangan pekerjaan," jelasnya.

Baca juga: Satgas TMMD Regtas ke-110 melihat cara membudidayakan ikan Arwana
Baca juga: Polisi periksa Kadis Perikanan Kapuas Hulu terkait pengadaan ikan Arwana

Meskipun demikian, Fransiskus mengajak semua pihak terutama masyarakat Kapuas Hulu untuk melestarikan ikan arwana agar tidak punya.

"Ikan arwana itu potensi ekonomi yang menjanjikan, tetapi juga tantangan bagi kami dalam pengelolaannya serta pelestarian, mari kita tetap lestarikan ikan arwana," ajak Fransiskus.
 
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan melihat ikan arwana dalam pameran Arowana Cup di Jakarta, Jumat (15/7/2022). (ANTARA/HO-Prokopim Setda Kapuas Hulu.)



Dalam kesempatan itu, Fransiskus juga didampingi Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat dan sejumlah Anggota DPRD Kapuas Hulu.

Arowana Cup Jakarta diselenggarakan oleh Event Organizer Jakarta City Market dan Faith Arowana yang dilaksanakan pada tanggal 15 hingga 16 Juli 2022.


Baca juga: Wakil Bupati Kapuas Hulu minta BUMD kelola potensi ikan Arwana
Baca juga: KBRI Beijing fasilitasi pencabutan larangan impor ikan arwana oleh Tiongkok
Baca juga: Pemerintah jamin permudah proses perizinan Arwana di Kalimantan



 

Pewarta: Teofilusianto Timotius

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022