Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan santunan kepada alih waris keluarga korban meninggal saat banjir yang terjadi di wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat.

"Ada dua korban jiwa saat banjir di Kapuas Hulu dan Menteri Sosial memberikan santunan untuk alih waris sebagai wujud perhatian pemerintah," kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Iyan Kusmadiana, saat menyerahkan bantuan sosial, di rumah duka orang tua korban, di Teluk Barak Putussibau Selatan Kapuas Hulu, Kamis.

Baca juga: Karhutla di Bukit Sinduk perbatasan RI-Malaysia berhasil dipadamkan
Baca juga: Pemohon paspor di Imigrasi Putussibau meningkat setelah PLBN dibuka
Baca juga: 13.335 warga di Kapuas Hulu terdampak banjir

Saat banjir di Kapuas Hulu yang terjadi Jumat (5/8) terdapat dua korban jiwa, yaitu Bilqis Aprila bocah berusia tujuh tahun meninggal tenggelam di depan rumahnya di Teluk Barak Kecamatan Putussibau Selatan dan Badriah di Kecamatan Jongkong.

Disampaikan Iyan, bantuan untuk alih waris kedua korban tenggelam itu masing-masing Rp15 juta, dengan harapan dapat meringankan beban keluarga korban yang sedang berduka.

Menurut dia Kemensos RI memperoleh laporan dari pemerintah daerah di Kapuas Hulu terjadinya bencana alam banjir dan menelan dua korban jiwa, sehingga Kemensos dengan langkah cepat memberikan bantuan sosial.

Baca juga: Seorang bocah tewas tenggelam saat banjir di Putussibau Selatan Kapuas Hulu
Baca juga: Lima kecamatan di Kapuas Hulu terendam banjir
Baca juga: Fransiskus minta Kemenhub realisasikan pembangunan terminal Bandar Pangsuma

Selain itu, Kemensos juga bekerja sama dengan Dinas Sosial Kapuas Hulu dan Tagana Kapuas Hulu melakukan rehab rumah dan memberikan bantuan usaha warung kecil untuk orang tua Bilqis.

"Barang di warung orang tua Bilqis habis hanyut karena banjir sehingga kami bantu agar bisa melanjutkan usahanya kembali," ucapnya.

Baca juga: Stok beras di Kapuas Hulu cukup hingga akhir tahun 2022
Baca juga: Tim Pengawas dan Evaluasi Mabes TNI AD tinjau pelaksanaan TMMD Kapuas Hulu
Baca juga: Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu tindak lanjuti surat Menpan RB terkait data pegawai

Iyan mengatakan Menteri Sosial Tri Rismaharin semestinya ingin berkunjung ke Kapuas Hulu bertemu langsung dengan keluarga korban, namun karena ada tugas lain saat kunjungan Presiden, akhirnya Ibu Menteri berhalangan ke Kapuas Hulu.

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih atas perhatian dari Kemensos.

Dia menyebutkan bantuan santunan itu sangat bermanfaat bagi keluarga korban meninggal yang terjadi beberapa hari lalu.

Baca juga: Tempat pengolahan kratom di Jongkong Kapuas Hulu terbakar
Baca juga: Paskibra Kapuas Hulu siapkan diri untuk mengibarkan Merah Putih saat HUT Ke-77 RI
Baca juga: Layanan KILB warga perbatasan di PLBN tunggu penerbitan pas merah


"Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami menyampaikan belasungkawa serta kami berterima kasih kepada Kemensos yang menunjukkan kepedulian kepada alih waris keluarga korban," kata Fransiskus.

Dia pun mengimbau atas kejadian tersebut agar menjadi pelajaran bagi masyarakat Kapuas Hulu untuk lebih berhati-hati mengawasi anak-anaknya saat banjir terjadi.

Baca juga: Penerbangan Putussibau-Pontianak kembali beroperasi pada 1 Agustus
Baca juga: Pemerintah Kapuas Hulu mulai bangun jalan pelosok Silat Hulu dengan anggaran Rp19,9 miliar

Sementara itu, Syabudin ayah dari Bilqis (korban meninggal) juga menyampaikan terimakasih atas bantuan dari pemerintah.

"Kami sebagai orang tua sangat berterima kasih atas bantuan itu, semoga semua kebaikan mendatangkan berkah dan pemimpin kami selalu diberikan kesehatan," ujarnya.


 

Pewarta: Teofilusianto Timotius

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022