PT PLN (Persero) berhasil melaksanakan pemberian tegangan pertama atau uji coba infrastruktur kelistrikan Gardu Induk (GI) Tawaeli berkapasitas 150kV dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan pasokan listrik di Sulawesi Tengah.
 
"Langkah ini adalah komitmen PLN dalam meningkatkan kapasitas ketenagalistrikan di Kota Palu dan sekitarnya dalam upaya membantu peningkatan ekonomi daerah dari berbagai sektor," kata General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi Josua Simanungkalit dihubungi dari Palu, Senin.
 
Ia menjelaskan, uji coba tegangan listrik ke GI dan SUTT Tawaeli dilakukan pada Jumat (23/2), dan dalam proses itu tidak ada kendala di lapangan.
 
"Uji Coba berjalan lancar. Keberhasilan ini berkat dukungan para pihak terkait, baik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, pemerintah daerah kabupaten/kota, lembaga penegak hukum, pemangku kepentingan termasuk masyarakat setempat," kata dia menuturkan.
 
Ia mengemukakan, pihaknya saat ini masih melanjutkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan lainnya, dan ini masih perlu dukungan para pihak.
 
PLTU Palu-3 berkapasitas 2x50MW yang saat ini masih dalam tahap pembangunan dan pembangkit tersebut direncanakan beroperasi tahun 2024. 
 
“SUTT 150kV Tawaeli yang telah berhasil dirampungkan akan mengevakuasi daya dari PLTU Palu-3 untuk dapat disalurkan kepada masyarakat yang ada di Sulawesi Tengah” ujarnya.
 
Sementara itu Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tengah Renar Parama Aryoputro menjelaskan bahwa pekerjaan ini merupakan lanjutan dari pembangunan GI dan SUTT 150kV Tawaeli–Talise yang telah beroperasi di bulan Januari 2024. 
 
“Selanjutnya kami akan menyelesaikan jalur transmisi ini sampai dengan Gardu Induk 150kV Tambu di Kecamatan Mapane, Kabupaten Donggala di mana pembangunan ini merupakan progres dari pekerjaan interkoneksi sistem kelistrikan Sulawesi Tengah ke arah Gorontalo ke depan” ujarnya.
 
Ia menambahkan, jaringan SUTT 150kV PLTU Palu-3 Tawaeli memiliki panjang 24,844 Kilo Meter Sirkuit (KMS) dengan 37 menara, yang mana pasokan listrik tersebut juga mendukung aktivitas Kawasan Ekonomi (KEK) Palu.
 
“Kehadiran pembangkit baru tentunya memberikan dampak positif terhadap daerah, PLN siap membantu pengembangan KEK Palu untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Sulawesi Tengah, ” ucap Renar.

Pewarta: Mohamad Ridwan

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2024