PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) menyiagakan 60 posko yang terdiri dari 1.221 personel selama musim penghujan di April 2024.
 
General Manager PLN UIWP2B Budiono di Jayapura, Minggu, mengatakan pihaknya terus melakukan mitigasi jika ada gangguan yang tidak diharapkan.
 
"Selain itu, PLN juga memaksimalkan sistem 'outage management' pada 'command center' agar layanan pengaduan dan keluhan berjalan cepat serta akurat," katanya.
 
Menurut Budiono, dengan menyiagakan posko serta personil tersebut diharapkan sistem kelistrikan di Tanah Papua dapat berjalan lancar serta terhindar dari gangguan.
 
"Kami juga mengimbau masyarakat tetap bijak dan berhati-hati menggunakan peralatan listrik di rumah," ujarnya.
 
Dia menjelaskan kini beban puncak kelistrikan di Papua dan Papua Barat mencapai 452 Megawatt (MW) dengan daya mampu pembangkit sebesar 633 MW.
 
"Kondisi tersebut memberikan cadangan daya sekitar 181 MW atau sekitar 40,1 persen yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik di Tanah Papua," katanya lagi.
 
Dia menambahkan pihaknya berharap selama musim penghujan khususnya setelah libur Hari Raya Idul Fitri yang lumayan panjang ini, kebutuhan listrik dapat terpenuhi dengan baik dan tidak ada gangguan pada sistem kelistrikan.

Pewarta: Qadri Pratiwi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2024