"Kinerja keuangan Allianz Indonesia yang kuat diperoleh berkat dukungan kepercayaan yang tinggi dari para nasabah kami," ujar Direktur Utama Allianz Life Indonesia, Joachim Wessling dalam konferensi pers Kinerja Keuangan Allianz Indonesia 2012 di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, berdasar kinerja keuangan itu maka merupakan tanggung jawab Allianz Indonesia untuk memberikan kualitas pelayanan perlindungan asuransi dan pengelolaan aset yang prima kepada nasabah.
Wessling menyampaikan pendapatan premi Allianz Indonesia mayoritas berasal dari bisnis asuransi jiwa melalui Allianz Life Indonesia yang mencatatkan premi sebesar Rp8,3 triliun atau tumbuh sebesar 23 persen dibanding tahun 2011 sebesar Rp6,8 triliun.
Allianz Life Indonesia mencatat jumlah klaim yang dibayarkan kepada nasabah sebesar Rp4,07 triliun atau meningkat 53 persen dibanding tahun 2011 sebesar Rp2,66 triliun, serta dana kelolaan mencapai Rp19,06 triliun.
Sementara itu untuk bisnis asuransi umum melalui Allianz Utama, total pendapatan premi yang diraih sebesar Rp524,05 miliar atau turun 25 persen dibandingkan dengan periode sama tahun 2011.
Direktur Allianz Utama, Daniel Neo mengatakan penurunan premi Allianz Utama merupakan pengaruh dari penegakkan disiplin praktik "underwriting" di dalam perusahaan, yang sudah dilakukan sejak dua tahun terakhir.
"Sejauh ini strategi kami untuk menegakkan disiplin 'underwriting' dan penyeleksian risiko serta memperbesar fokus bisnis segmen ritel mulai memperlihatkan hasil," kata Daniel Neo di tempat yang sama.
Pewarta: Rangga Pandu Asmara JinggaEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026