Sudah yang kedua kali ini saya melantik Sutarmidji menjadi Wali Kota Pontianak, cuma pasangannya saja yang beda, sebelumnya dengan Paryadi, kini berpasangan dengan Edi Rusdi Kamtono,"Pontianak (Antara Kalbar) - Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, Senin melantik wali kota dan wakil wali Kota Pontianak terpilih periode 2013-2018, Sutarmidji - Edi Rusdi Kamtono di gedung Pontianak Convention Center.
"Sudah yang kedua kali ini saya melantik Sutarmidji menjadi Wali Kota Pontianak, cuma pasangannya saja yang beda, sebelumnya dengan Paryadi, kini berpasangan dengan Edi Rusdi Kamtono," kata Cornelis dalam sambutannya pada Rapat Paripurna Istimewa Masa Persidangan Ke-III DPRD Kota Pontianak, dan acara pengambilan sumpah dan janji jabatan dan pelantikan wali kota dan wakil wali Kota Pontianak periode 2013-2018 di Pontianak.
Dalam sambutannya, Cornelis meminta kepada wali kota dan wakil wali Kota Pontianak terpilih untuk menciptakan ketenteraman dan ketertiban di wilayah kerjanya, karena penduduk Kota Pontianak terdiri dari berbagai macam bangsa, agama, kebudayaan, sehingga tercipta ketenteraman di ibu kota Kalbar menjadi kunci maju tidaknya Pontianak.
"Saya minta wali kota dan wakilnya untuk lebih mengedepankan kepentingan masyarakat Pontianak, karena sekarang sudah resmi menjadi kepala daerah, sehingga tidak lagi mementingkan kepentingan partai dan tim kampanye," ujar Cornelis.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Kalbar mengharapkan, ada kerja sama yang baik antara wali Kota Pontianak dengan bupati Kubu Raya, dan bupati Pontianak dalam hal penataan dan mengatasi kemacetan dengan membangun jalan lingkar serta membangun Jembatan Kapuas III.
"Penataan dan pembangunan jalan lingkar itu agar jalan-jalan protokol di Kota Pontianak tidak semakin macet dan semrawut ke depannya," ujarnya.
Cornelis juga berpesan, kepada wali kota dan wakil wali Kota Pontianak terpilih untuk berhati-hati dalam mengelola APBD agar tidak terjebak dan terjerumus ke tindak pidana korupsi. "Jangan mudah dalam memberikan tanda tangan, minimal dibaca dengan teliti agar tidak salah langkah," pesan Cornelis.
KPU Kota Pontianak, menetapkan Sutarmidji - Edi Rusdi Kamtono sebagai pemenang pemilihan kepala daerah (Pilkada) kota itu periode 2013-2018, dengan perolehan suara sebanyak 139.061 pemilih atau sebesar 51,71 persen.
Urutan kedua disusul pasangan calon Paryadi - Sebastian sebanyak 53.848 pemilih atau 20,41 persen, kemudian Firman Muntaco - Erick S Martio sebanyak 50.783 pemilih atau 19,25 persen, pasangan Gusti Hersan Aslirosa - Syarif Ismail Alqadrie sebanyak 8.918 pemilih atau 3,38 persen, pasangan Zulkarnaen Siregar - Paryono sebanyak 5.930 pemilih atau 2,25 persen, dan terakhir pasangan calon Iwan Gunawan - Andreas Acui Simanjaya sebanyak 5.277 pemilih atau 2,00 persen.
Wali Kota Pontianak Sutarmidji menyatakan, kesiapannya menjalankan amanah yang telah dipercayakan kepada masyarakat untuk memimpin Kota Pontianak lima tahun mendatang.
"Insya Allah saya dan Pak Edi Rusdi Kamtono akan menjalankan pemerintahan demi kemajuan Kota Pontianak ke depannya agar semakin maju lagi dari sekarang," ujarnya.
Sutarmidji menambahkan, dirinya tidak mengenal 100 hari kerja, yang penting menurut dia, mulai besok (Selasa, 24/12) sudah harus bekerja semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.
"Apa yang dipesankan oleh gubernur Kalbar, Insya Allah akan dijadikan prioritas dalam membangun Kota Pontianak agar lebih maju lagi, dan siap bekerja sama dengan semua pihak," katanya.
(A057/N005)
Pewarta: AndilalaUploader : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026