Jakarta (Antara Kalbar) - Organisasi sayap Partai Amanat Nasional (PAN) yakni Perempuan Amanat Nasional (PUAN) menyatakan siap menyatukan kembali hubungan Prabowo Subianto dengan mantan istrinya Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), demi kepentingan bangsa.
"Kami sebagai organisasi sayap PAN pendukung Prabowo-Hatta siap menyatukan kembali hubungan silahturahmi antara Pak Prabowo dengan Bu Titiek, kan tidak ada salahnya," kata Ketua Umum DPP PUAN Erwina Yunarti disela-sela acara deklarasi dukungan organisasi sayap PAN terhadap pasangan Prabowo-Hatta di Kantor DPP PAN, Jakarta, Jumat.
Pernyataan Erwina itu dilontarkan menyikapi adanya pertanyaan yang muncul di masyarakat terkait siapa ibu negara pendamping Prabowo, jika Prabowo kelak terpilih menjadi Presiden RI.
Erwina tidak spesifik menjawab apakah upaya menyatukan itu untuk membuat Prabowo dan Titiek rujuk kembali dalam konteks pernikahan keduanya. Dia hanya tersenyum seraya mengatakan hubungan pernikahan itu diserahkan kepada internal kedua pihak yakni Prabowo dan Titiek.
"Intinya tidak ada salahnya, kita perempuan-perempuan ini kan selalu cinta damai. Ini kan jalan takdir mereka (Prabowo-Titiek) dipisahkan politik, sekarang coba disatukan kembali. Urusan keluarga ya internal mereka, yang penting kita satukan," kata dia.
Erwina menekankan upaya menyatukan kembali hubungan Prabowo-Titiek semata-mata untuk kepentingan bangsa negara.
"Demi anak bangsa negara. Saya sudah bicara dengan ibu Titiek, beliau hanya tersenyum saja, ya kita kan senang kalau melihat orang senang. Ibu Tititek tidak 'neko-neko' kok orangnya," ucapnya.
Erwina mengaku belum berbicara dengan Prabowo atas niatan organisasinya itu. Meskipun demikian dia optimistis Prabowo dan Titiek Soeharto bisa bersatu kembali.
