"Saya minta para camat harus sinergi dengan unsur lain di kecamatan masing-masing seperti Polsek dan Koramil serta berbagai instansi vertikal lain," pinta Hadi saat membuka rapat koordinasi camat se Kabupaten Sanggau.
Menurut Hadi, momen itu sangat penting untuk membahas kebersamaan terutama di tingkat kecamatan, karena camat walaupun SKPD namun juga mempunyai kekhususan dengan adanya pendelegasian wewenang Bupati kepada camat.
"Momen ini sangat penting, sehingga sinergi terutama dengan unsur di kecamatan, yang dikoordinasikan di tingkat kecamatan," papar Hadi.
Ditambahkan adanya hal-hal strategis yang harus dibahas dengan pihak kepolisian maupun TNI. "Bagaimana kita dapat mensukseskan pembangunan di Kabupaten Sanggau, karena bukan hanya sebagai urusan Bupati. Namun juga Forkopimda dan Forkopimka itu menjadi kesatuan dan mendorong untuk mencapai cita-cita kita," ungkap dia.
Ketua penyelenggara Drs Joko Prihanto yang juga Asisten Administrasi Pemerintahan Sekretaris Daerah Sanggau mengungkapkan kegiatan rakor meliputi bidang ketertiban umum, ketentraman masyarakat dan pengamanan teritorial berkaitan dengan isu-isu faktual yang sedang berkembang.
Kemudian peran camat dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah yang ada di wilayah kecamatan. Lantas dilanjutkan dengan peran camat dalam peningkatan pendapatan asli daerah. "Peran camat ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah," ujar dia.
Rakor itu diikuti peserta sebanyak 45 orang meliputi camat se-Kabupaten Sanggau, para Kapolsek dan Danramil yang berlangsung selama dua hari mulai Selasa (17/3).
Pewarta: M KhusyairiEditor : Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026