Sebelum bernama Jakarta, dahulu kota ini bernama Batavia, Jayakarta, dan Sunda Kelapa. Seluruh aktivitas perdagangan VOC juga dilakukan di kota pelabuhan ini. Pelabuhan yang kala itu sangat ramai dikunjungi adalah pelabuhan Sunda Kelapa yang sekarang termasuk ke dalam Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara.
Pelabuhan Sunda Kelapa sendiri sudah berdiri sejak abad ke-5. Hingga sekarang ini, aktivitas di pelabuhan Sunda Kelapa masih terus dilakukan meskipun tidak seramai seperti zaman dahulu.
Pelabuhan ini memang menjadi situs sejarah Kota Jakarta yang cukup penting. Karena dari pelabuhan inilah asal mula Kota Jakarta terbentuk. Pelabuhan Sunda Kelapa saat ini sudah masuk menjadi destinasi wajib ketika berkunjung ke Jakarta.
Menikmati Sunset dari Sudut lain Jakarta
Waktu yang paling pas untuk ke pelabuhan Sunda Kelapa adalah ketika akhir pekan. Ajak teman dan keluarga Anda untuk berakhir pekan di sana. Jika cuaca cerah, Anda bisa puas menikmati keindahan pemandangan dari pelabuhan paling bersejarah di Jakarta ini. Anda juga bisa berfoto-foto bersama dengan teman-teman lainnya dengan latar belakang jajaran kapal pinisi yang bersandar di tepipelabuhan karena yang pasti tempat ini sangat instagrammable dan pathable.
Sambil menunggu sunset, Anda juga bisa berlayar sampai ke ujung pelabuhan dengan mengendarai perahu-perahu kecil yang dijajakan di tepi pelabuhan. Ketika berada di atas perahu, Anda juga bisa melihat pemandangan lain yang ditawarkan di pelabuhan Sunda Kelapa. Dengan perahu kecil tersebut, Anda bisa meminta untuk di antarkan berkeliling di laut sekitar pelabuhan.
Setelah puas berkeliling pelabuhan, Anda bisa berkunjung ke Museum Maritim. Sesuai namanya, koleksi museum ini terdiri dari berbagai macam benda-benda maritim seperti kapal laut, kemudi kapal, rantai kapal, dan lain-lainnya.
Anda juga bisa mengunjungi Menara Syahbandar yang zaman dahulu difungsikan sebagai menara pengawas kapal-kapal yang masuk ataupun keluar dari Pelabuhan Sunda Kelapa. Lewat lantai atas Menara Syahbandar, Anda dapat melihat sudut Jakarta lainnya dari atas menara.
Menjelang sore hari, Anda sebaiknya kembali ke pelabuhan dan menunggu sunset. Menikmati matahari tenggelam di Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu. Jangan lupa siapkan kamera Anda untuk mengabadikan setiap momen yang ada.
Rute ke Pelabuhan Sunda Kelapa
Cukup mudah untuk mencapai Pelabuhan Sunda Kelapa. Anda bisa naik Transjakarta koridor 1 dari arah Blok M ke Kota. Dari halte Kota, Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan bus pengumpan yang langsung menuju ke Pelabuhan Sunda Kelapa.
Jika Anda ingin menikmati wisata sejarah Jakarta yang lainnya, sebelum ke Pelabuhan Sunda Kelapa, Anda bisa mampir terlebih dahulu di kota tua. Di sini ada beberapa museum yang patut dikunjungi. Seperti Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Bank Indonesia, dan Museum Bank Mandiri. Anda juga dapat menemukan kuliner-kuliner khas Jakarta di sana seperti kerak telor dan es selendang mayang.
Luangkan akhir pekan anda untuk dapat menikmati pengalaman berkunjung ke tempat bersejarah di Jakarta. Bagi Anda yang berasal dari luar Jakarta, jangan lupa pesan penginapan atau hotelnya sebelum berangkat. Rekomendasi terbaik untuk hotel yang murah dan nyaman di Jakarta adalah Airy Rooms.
Airy Rooms adalah jaringan hotel terbesar di Indonesia dengan jumlah properti hotel yang banyak dan berlokasi strategis sehingga dapat memudahkan Anda untuk menjangkau tempat wisata. Hotel-hotel di Airy Rooms sudah tentu murah, yang membuat Anda dapat menghemat biayapenginapan. Fasilitas yang ditawarkan di hotel-hotel jaringan Airy Rooms juga sangat lengkap. Mulai dari TV, hingga WiFi gratis bisa Anda nikmati sepuasnya.
Untuk pemesanan, Anda dapat melakukannya langsung lewat website Airy Rooms di www.airyrooms.com atau melalui mobile apps yang bisa diunduh lewat Play Store dan App Store. Pembayarannya juga bisa menggunakan metode transfer atau kartu kredit.Selamat jalan-jalan di Jakarta ya! (Advetorial)
Editor : Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026