Pontianak (Antaranews Kalbar) - Riba Crisis center (RCC) melalui paguyuban anti Riba (Pagari) akan mengadakan pertemuan terbuka di Pontianak, tanggal 14 Oktober 2018 dari pukul 09.30 - 12.00 WIB di aula Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang riba dan bagaimana meninggalkan serta menjauhi transaksi-transaksinya.
Di bawah Yayasan Indonesia Tanpa Riba, sekaligus sebagai visi dari RCC, dibentuklah Pagari sebagai gerak kewilayahan. Tujuannya menjalankan fungsi edukasi, advokasi dan ekonomi untuk bebas riba sekarang juga serta bebas hutang seumur hidup.
Dalam kesempatan open house Ahad tersebut, juga diperkenalkan rekening halal, apa itu ? Bisa di ikuti melalui website www.10jutarekeninghalal.com
Selain rekening halal, RCC sudah banyak menawarkan resolusi seperti Kredit Pemilikan Kendaraan, KPR Direct owner, pelunasan hutang bergilir, Bisnis Modal Tobat dan lain-lain.
RCC dibentuk pada bulan Agustus 2013, diawali oleh eks bankir yaitu Ahmad Taufik. Memiliki target membentuk Pagari sekurangnya di setiap kota/kabupaten, sehingga program Yayasan Indonesia Tanpa RIBA bisa terlaksana secara masif untuk membantu sebanyak mungkin orang. Saat ini Pagari sudah merata di Jawa, Sumatera dan Lombok.
Pagari gelar pertemuan di Pontianak
Jumat, 12 Oktober 2018 7:50 WIB
