Mataram (ANTARA) - Polres Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap anjing liar, pascaadanya seorang anak di Desa Terara yang diserang anjing liar.
"Kami mengimbau warga untuk waspada terhadap serangan anjing liar," kata Kasi Humas Polres Lombok Timur AKP Nicolas Osman di Lombok Timur, Senin.
Ia mengatakan terkait peristiwa yang menimpa korban M Rizki (9) warga Desa Terara tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan unit pelaksana teknis (UPT) Peternakan dan Kesehatan Hewan Kecamatan Terara untuk melakukan langkah langkah penanggulangan anjing liar.
"Koordinasi dengan Pemdes Terara untuk melakukan upaya bersama UPT Keswan dalam penanggulangan anjing liar," katanya.
Ia mengatakan berdasarkan informasi dari masyarakat, peristiwa serangan anjing liar di Dusun Keliwatanja Desa Terara sudah sering terjadi dan kejadian saat ini yang ke 6 kalinya, sehingga sangat meresahkan warga masyarakat sekitar.
Dimungkinkan anjing liar yang melakukan penyerangan merupakan anjing yang sama dan berulang dengan lokasi di Dusun yang sama, sehingga diperlukan tindakan dari dinas dan Pemdes setempat guna tidak meresahkan masyarakat dan tidak lagi menimbulkan korban.
"Kami melakukan koordinasi dengan dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur untuk bisa menindak lanjuti penanggulangan terhadap hewan liar yang sudah meresahkan masyarakat dan membahayakan warga sekitar serta kejadian secara berulang," katanya.
Ia mengatakan peristiwa itu terjadi Senin (22/09) pukul 14:00 Wita, korban hendak pulang untuk mengaji. Namun, sesampainya di pematang sawah dekat rumah korban di serang oleh dua ekor anjing liar.
"Setelah itu, datang salah seorang warga dan melihat kejadian tersebut sehingga langsung menolong korban dan memanggil warga sekitar," katanya.
Keluarga korban dan warga setempat membawa korban ke Puskesmas Terara untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan lebih lanjut dan saat ini masih menunggu konfirmasi dari pihak RSUD Selong untuk dilakukan rujukan terhadap korban.
"Serangan anjing liar itu mengakibatkan korban mengalami luka mulai dari kaki sampai paha," katanya
