Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penggalangan bantuan bagi korban bencana di sejumlah wilayah Sumatra yang akan dilaksanakan pada malam pergantian tahun, di kawasan Bundaran Gaforaya, Kecamatan Sungai Raya.

"Jadi malam tahun baru nanti bukan hanya peresmian bundaran dan tugu, bukan hanya ada panggung hiburan, tetapi juga malam puncak pengumpulan dana, malam amal," kata Sujiwo saat meninjau persiapan di Bundaran Gaforaya, Sabtu.

Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan, penggalangan bantuan tersebut akan dirangkaikan dengan peresmian Bundaran Gaforaya dan Tugu  Mangrove, serta dikemas dalam kegiatan doa bersama, malam amal, dan hiburan rakyat.

Untuk itu dia mengajak masyarakat untuk hadir sekaligus menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi warga yang terdampak bencana di Sumatra.

"Masyarakat saya ajak untuk bersama-sama hadir di malam tahun baru. Kita berdoa bersama, berbagi, dan menggalang bantuan untuk sahabat dan saudara kita di Sumatra," tuturnya.

Sujiwo menyampaikan, hingga saat ini dana bantuan yang telah terkumpul dari berbagai pihak, termasuk aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga pendidik di Kabupaten Kubu Raya, telah mencapai lebih dari Rp400 juta.

"Alhamdulillah, dari ASN Pemkab Kubu Raya terkumpul Rp192.800.000 dan dari para guru Rp175.463.000. Ditambah dukungan dari berbagai pihak lainnya, total sementara sudah lebih dari Rp400 juta dan masih terus bertambah," katanya.

Ia menjelaskan, sekitar 75 persen dari total dana yang terkumpul akan disalurkan kepada korban bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Sementara sisanya akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat kurang mampu di Kabupaten Kubu Raya melalui pemberian paket sembako.

"Sebagian besar akan kita transfer ke Sumatra. Sisanya akan kita gunakan untuk membantu warga kurang mampu di Kubu Raya," katanya.

Selain penggalangan bantuan, Sujiwo menambahkan, kegiatan malam tahun baru tersebut juga menjadi momentum peresmian Bundaran Gaforaya dan Tugu Mangrove yang progres pembangunannya telah mencapai sekitar 90 persen dan diharapkan menjadi landmark baru Kabupaten Kubu Raya.

"Walaupun belum seratus persen, karena aspirasi masyarakat yang begitu besar, kita tetap resmikan pada malam tahun baru," kata Sujiwo.



Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026