Karawang (ANTARA) - Wakil Bupati Karawang Maslani memastikan penanganan bencana banjir yang terjadi selama beberapa hari terakhir di sejumlah daerah di sekitar Karawang berjalan dengan baik.
"Banjir bukan hanya soal air yang meluap. Ini menyangkut keselamatan, kesehatan, dan keberlangsungan kehidupan masyarakat. Jadi kehadiran pemerintah di lapangan menjadi sangat penting," katanya di Karawang, Kamis.
Ia menyampaikan, sebagai langkah antisipasi, Wabup menginstruksikan agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial setempat bisa tetap siaga penuh.
Menurut dia, koordinasi lintas instansi terus diperkuat. Sehingga jika terjadi peningkatan debit air atau kondisi yang lebih parah, penanganan dampak banjir dapat dilakukan dengan cepat, tepat dan menyeluruh.
"Saya minta seluruh perangkat terkait tetap siaga. Koordinasi harus berjalan solid, terus ditingkatkan, agar setiap perkembangan di lapangan bisa segera tertangani," katanya.
Wabup mengaku telah melakukan peninjauan ke lapangan, ke sejumlah titik lokasi banjir, untuk memastikan kondisi warga yang terdampak serta penanganan di lapangan berjalan dengan baik.
Peninjauan di antaranya dilakukan di lokasi banjir di sejumlah desa sekitar Kecamatan Tirtajaya serta Kecamatan Cibuaya.
Disebutkan, peninjauan ke lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung dampak genangan banjir terhadap aktivitas masyarakat.
Ia mengatakan, banjir tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek keselamatan, kesehatan, dan keberlangsungan hidup warga sehari-hari.
Wabup memastikan pemerintah daerah hadir mendampingi masyarakat yang terdampak. Sejumlah penanganan telah dilakukan, seperti penyaluran bantuan, penurunan petugas ke lapangan, membantu evakuasi, dan lain-lain.
Sementara itu, sesuai dengan data BPBD Karawang, banjir yang terjadi sejak beberapa hari terakhir melanda 14 desa yang tersebar di tujuh kecamatan. Di antaranya Desa Teluk Buyung Kecamatan Pakisjaya serta Desa Segaran dan Desa Batujaya Kecamatan Batujaya.
Banjir juga terjadi Desa Pisangsambo, Desa Kutamakmur, dan Desa Srijaya Kecamatan Tirtajaya serta Desa Medangasem Kecamatan Jayakerta.
Daerah lain yang dilanda banjir ialah Desa Cibuaya, Desa Cemarajaya, Desa Kertarahayu, Desa Sedari dan Desa Kedungjaya Kecamatan Cibuaya, Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat, serta Desa Karangsari Kecamatan Rengasdengklok.
Dilaporkan, sebanyak 27.925 jiwa atau sebanyak 12.903 keluarga terdampak bencana banjir yang dipicu meluapnya air sungai di tengah cuaca ekstrem.
