Sintang (Antara Kalbar) - Masyarakat perbatasan di Kecamatan Ketungau Tengah sangat merindukan dibangunnya Unit Sekolah Baru (USB) tingkat SMA, kata Kasi Teknis Dikmenti Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, Yustinus.

Dia mengatakan masyarakat perbatasan yang ada di Kecamatan Ketungau Tengah, seperti di Desa Mungguk Gelombang merindukan dibangunnya USB SMA. Bahkan masyarakat di sana sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan SMA tersebut. Namun demikian, Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang belum berani memenuhi keinginan masyarakat tersebut untuk membangun SMA di perbatasan.

Yustinus menyampaikan, yang menentukan layak tidaknya pendirian SMA di suatu tempat menjadi kewenangan pemerintah pusat. “Tapi silakan masyarakat mengajukannya terlebih dahulu, nanti tim dari pemerintah pusat bersama provinsi akan mempertimbangkannya dengan melakukan peninjauan ke lokasinya terlebih dahulu,” ungkapnya.

Ia mengatakan pembangunan sekolah baru dapat dilakukan jika sudah ada sekolah pendukungnya. Jadi kalau ingin dibangun sekolah baru tingkat SMA maka harus ada sekolah pendukungnya yaitu SMP. “Jika sudah ada beberapa SMP di sana baru akan didirikan SMA,” katanya.

Dia mengatakan saat ini kawasan perbatasan di Kecamatan Ketungau Tengah baru ada dua unit SMP yaitu SMP Enteloi dan SMP Nanga Seran yang baru sedang dibangun. Dikatakannya paling tidak untuk membangun SMA baru, harus sudah ada tiga unit SMP sebagai sekolah pendukungnya. Karena minimal jumlah siswa untuk SMA yaitu 60 orang.

“Tentunya juga akan dipilih lokasi yang strategis untuk membangun SMA tersebut,” katanya.

Yustinus mengungkapkan, saat ini Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang sedang membangun unit sekolah baru (USB) SMP dengan dana bantuan dari Pemerintah Australia. SMP baru yang dibangun ini berlokasi di Desa Nanga Seran, Kecamatan Ketungau Tengah.

Dikatakannya, sampai tahun 2013, sudah 14 USB SMP yang dibangun Disdik Sintang dengan dana bantuan Pemerintah Australia. Untuk USB SMP yang didirikan di Nanga Seran, Kecamatan Ketungau Tengah ini terdiri dari enam ruang kelas, ruang keterampilan, ruang laboratorium dan perpustakaan. “Sekolah ini dapat menampung siswa-siswi lulusan SD dari beberapa desa di sekitarnya. Lokasinya sangat strategis,” katanya.

Dia berharap setelah SMP tersebut selesai dibangun, para lulusan SD dari desa-desa sekitar tidak lagi harus berbondong-bondong ke Merakai dan Sintang. Paling tidak SMP ini bisa menampung siswa-siswi dari Nanga Seran, Mungguk Gelombang, Kampung Baru, Wana Bakti dan desa-desa lainnya yang dekat dengan sekolah ini.

“Saya berharap tahun depan SMP ini sudah bisa menerima siswa baru dengan membuka dua lokal. Saya yakin ini tercapai,” ujarnya.

Pewarta: Tantra Nur Andi

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2013