Sungai Raya (Antara Kalbar) - Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian, untuk mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan.

"Untuk proses pelantikan anggota DPRD Kubu Raya hari ini kita melakukan pengamanan empat lapis dengan membaginya menjadi empat ring. Kita atur pengamanan menjadi empat ring, ring satu di dalam ruang pelantikan, ring dua di luar ruangan, ring tiga di halaman kantor Bupati Kubu Raya, dan ring empat di jalan-jalan radius yang dekat dengan kantor Bupati," ungkap Kapolsek Sungai Raya, Kompol Sugiyono di Sungai Raya, Rabu.

Dia menjelaskan, dalam pengamanan tersebut, pihaknya dibantu oleh Polresta Pontianak dan Polda Kalbar serta TNI.

"Selain itu juga, kita didukung Brimob yang juga turut mengamankan proses pelantikan tersebut hingga usai," katanya.

Sugiono menambahkan, karena pengamanan pelantikan itu masuk dalam rayon Kubu Raya, jadi semua personil yang ada di masing-masing polsek di turunkan di tempat pelantikan.

"Pengamanan ini memang diketatkan karena dari informasi yang kita dapat ada aksi demo, karena dari laporan pihak intelijen kepolisian telah melakukan penyelidikan beberapa waktu lalu ke semua unsur yang terindikasi akan melakukan aksi-aksi tersebut," tuturnya.

Saat proses pelantikan itu berlangsung belasan mahasiswa Kabupaten Kubu Raya yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kubu Raya (AMKR) Menuntut melakukan unjuk rasa disela pelantikan anggota DPRD Kubu Raya.

"Kami meminta anggota DPRD Kubu Raya yang hari ini dilantik untuk bisa membantu percepatan penataan dan pembinaan pasar tradisional yang selama ini kurang diperhatikan. Kami juga meminta agar DPRD Kubu Raya agar bisa mendesak pemkab untuk mengusir supermarket modern seperti Alfamart, Indomaret dan sejenisnya," kata koordinator AMKR Menuntut, Irham di Sungai Raya, Rabu.

AMKR Menuntut menilai Pemkab Kubu Raya terkesan membiarkan pembangunan pasar tradisional tidak dimaksimalkan. Pasalnya, sampai saat ini ada 24 pasar tradisional yang sudah dibangun namun sampai saat ini belum difungsikan dengan baik.

Dalam aksi damai tersebut, belasan mahasiswa itu mendapat pengaman ketat dari ratusan aparat kepolisian yang selain mengamankan aksi itu juga proses pelantikan anggota dewan. Sementara proses pelantikan DPRD Kubu Raya berlangsung dengan baik.

(KR-RDO/N005)

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2014