Pontianak (Antara Kalbar) - KPU Singkawang melakukan evaluasi penyelenggaraan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang 2017.

"Dalam evaluasi ini, kita mengundang pemangku kepentingan, Panwaslu, ketua-ketua partai politik, timses, ketua PPK/PPS, camat, lurah, dan Forkopinda," kata Ketua KPU Singkawang, Ramdan di Singkawang, Jumat.

Dari evaluasi tersebut, katanya, ada beberapa masukan terkait dengan penyelenggaraan Pilkada 2017.

"Misalnya, terkait dengan daftar pemilih. Kemudian, terkait dengan dukungan calon perseorangan bagaimana mekanismenya, sudah kita jelaskan bahwa formatnya itu bisa dalam bentuk kolektif ataupun formulir B-5," tutur dia.

Tak hanya itu, saran dan masukan juga ditujukan kepada dukungan anggaran khususnya di tingkat kecamatan.

"Sudah kita jelaskan juga, bahwa di dalam UU sudah diatur dalam Des Pilkada, sebenarnya melalui Des Pilkada bisa mengakomodir kebutuhan-kebutuhan masing-masing kecamatan," katanya.

Namun tak kalah penting, lanjutnya, penyelenggaraan Pilkada diharapkan lebih baik lagi. Dengan harapan, partisipasi pemilih dalam Pemilu berikutnya diupayakan terus meningkat.

Meskipun secara umum, tingkat partisipasi pemilih Pilkada tahun ini lebih tinggi dari Pilpres 2014, namun pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

Pewarta: Rendra Oxtora dan Rudi

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2017