Pontianak (Antaranews Kalbar) - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Singkawang, Juli Wahyuni Irwan mengatakan, siap menggalakkan tanam cabe di lahan pekarangan rumah yang ada.

"Kita siap menerima amanah dari Wali Kota Singkawang untuk menanam cabe dan memanfaatkan lahan pekarangan yang ada di rumah," kata Juli, di Singkawang, Selasa.

Menurutnya, pekarangan rumah yang ada dapat dikembangkan lebih luas sehingga tidak hanya menanam cabe, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk menanam toga maupun buah-buahan.

"Kalau memang ada lahan yang lebih luas bisa dimanfaatkan juga dengan memelihara ikan, ayam maupun unggas lainnya," ujarnya.

Dia berharap, program ini dapat berjalan dengan baik, sehingga paling tidak gizi keluarga bisa terpenuhi dan kalau ada yang lebih bisa dijual maka hasilnya bisa menjadi pemasukan bagi keluarga itu sendiri.

Program ini, menurutnya, merupakan program PKK pada Pokja III yang merupakan hati dari PKK. "Bagaimana menciptakan halaman itu asri, indah, rapi dan nyaman," tuturnya.

Mengenai bibit yang diserahkan Dinas Pertanian akan ditanam di setiap pekarangan dan dasawisma PKK.

"PKK dalam hal ini juga akan memantau bagaimana perkembangan tanaman-tanaman tersebut setelah ditanam nanti," katanya.

Secara terpisah, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie meminta agar Kelompok Wanita Tani (KWT) yang mendapatkan alokasi anggaran bisa merealisasikan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KPRL) agar dapat menghasilkan tanaman yang mengandung sumber karbohidrat, protein, vitamin dan lainnya.

Menurutnya, Kementerian Pertanian bersama tim penggerak PKK telah meluncurkan gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemanfaatan perkarangan untuk ketahanan pangan keluarga Indonesia agar tercapai hasil yang maksimal.

"Saya mengharapkan KWT bisa bekerjasama dengan penyuluh pertanian dalam pemanfaatan lahan pekarangan, sehingga masyarakat mampu memproduksi bahan pangan sendiri," katanya.

Karena hal tersebut merupakan salah satu langkah meredam gejolak harga di pasaran khususnya harga cabe. "Jika ini terealisasi dengan baik serta kerjasama semua pihak, maka program ini dapat mendukung perekonomian keluarga," ungkapnya.

Dia melihat, lahan pekarangan rumah memiliki potensi besar dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis keluarga. Hanya saja, pemanfaatannya belum dilakukan secara optimal.

"Maka dari itu kita harus bekerjasama, kerja keras untuk mewujudkannya menuju ketahanan pangan berbasis keluarga yang hebat," katanya.


 

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018