Pontianak (Antaranews Kalbar) - UPT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang ada di Kalimantan Barat menggelar Gebyar Hardiknas 2018 di Rumah Radakng mulai dari tanggal 21-27 April. 
    Kepala LPMP Kalbar Aristo Rahadi selaku ketua panitia di Pontianak, Sabtu mengatakan, Gebyar Hardiknas 2018 ini terselenggara berkat kerja sama LPMP Kalbar, Balai Bahasa Kalbar, BPNB, BP PAUD Dikmas, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat dengan tema "Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan". 
    Lebih lanjut Aristo Rahadi mengemukakan selama sepekan akan ada berbagai lomba dan kegiatan untuk memeriahkan Hardiknas 2018 di Kalimantan Barat.
    Seperti bazar buku, pameran alat kesenian, pemutaran film, lomba busana Kartini zaman "now", pawai literasi, lomba pidato, lomba pewara, lomba baca puisi, lomba mewarnai, lomba berbalas pantun, lomba mendongeng, seminar teknik mewarnai, bedah buku, dan bincang publik.
     Sementara Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Saprianus Herman dalam pembukaan Gebyar Hardiknas 2018 di Rumah Radakng mengemukakan dalam rangka Hardiknas 2018 ini harus ingat dengan semboyan Tut Wuri Handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan), Ing Madya Mangun Karsa (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide), dan Ing Ngarsa Sung Tulada (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik).
    "Kita harus memberi contoh teladan kepada anak didik dengan menguatkan karakter dan mengenalkan kebudayaan," tegas Saprianus Herman. 
    Lebih lanjut Saprianus Herman mengungkapkan sekarang ini adalah era anak milenial. Artinya, dalam dunia pendidikan sekolah sudah melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).
    "Anak-anak harus kita siapkan sebaik mungkin pada era digital di Kalbar ini. Guru harus bisa membekali anak dengan nilai moral yang baik dalam proses belajar. Kita harus menguatkan pendidikan dan memajukan kebudyaan, misalnya dengan melestarikan bahasa daerah," jelas Saprianus Herman.
    Pembukaan Gebyar Hardiknas 2018 di Rumah Radakng ini juga menampilkan tari persembahan dari Sanggar Bougenvile, paduan suara siswa, tarian tiga etnik, serta persembahan musik tradisional (sape, kenong, gong, dan drum Dayak) dari SMPN 3 Pontianak.
 

Pewarta: Rilis

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018