Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kubu Raya, Kusyadi mengatakan, pihaknya akan mengajukan tambahan 200 CPNS kepada pemerintah pusat, guna memenuhi kebutuhan PNS yang ada di kabupaten itu.

"Informasi yang kita dapat, saat ini pemerintah pusat memang sedang bersiap untuk membuka penerimaan CPNS. Namun, informasi lebih lanjutnya kami juga belum tahu pasti," kata Kusyadi di Sungai Raya, Kamis.

Namun, katanya, jika memang sudah ada kepastian untuk penerimaan CPNS tersebut, pihaknya akan mengajukan sebanyak 200 kuota CPNS untuk tahun 2019 ini.

"Sebanyak 200 CPNS yang akan kami ajukan ini terdiri dari kuota untuk tenaga pengajar (guru), tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya. Kita juga masih menunggu kepastiannya," tuturnya.

Kusyadi menambahkan, sampai saat ini Kubu Raya masih kekurangan sekitar 1 persen dari jumlah penduduk Kubu Raya, atau sekitar 500 PNS. Untuk itu, pihaknya berharap agar kuota PNS yang diajukan pada tahun ini bisa terpenuhi.

Dia menambahkan, pada tahun 2018 lalu, pemerintah Kubu Raya mendapatkan kouta 155 formasi CPNS dari 300 formasi yang diajukan. "Mudah-mudahan saja tahun ini pemerintah pusat bisa mengabulkan kuota yang kita ajukan sepenuhnya," kata Kusyadi.

Pada kesempatan ini, dia kembali mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi, terutama orang yang menjanjikan untuk meloloskanya.

"Makanya kami minta masyarakat supaya berhati-hati terutama terhadap oknum yang ingin meloloskan CPNS," tambahnya.

Agar tidak terjebak dengan informasi, Kusyadi meminta masyarakat supaya menanyakan langsung dengan pihak pemerintah terutama dengan dinas terkait. Langkah itu penting agar tidak menjadi korban dari pelaku tindak kejahatan.

"Silakan tanya ke pemerintah langsung atau lihat di web BKN," katanya.

Kusyadi menambahkan, jika ada oknum menawarkan untuk meloloskan menjadi CPNS, Kusyadi mengharapkan agar melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib supaya tidak sampai menjadi korban.

"Jangan sampai kejadian beberapa tahun lalu, pihak kepolisian sudah menangkap oknum yang akan meloloskan CPNS. Mereka dengan korban mengaku dekat dengan BKN," lanjutnya.

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019