Investival Syariah, Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Kalbar, memasuki hari kedua pelaksanaan, menghadirkan sejumlah rangkaian acara di antaranya edukasi dan sekolah pasar modal.

“Kegiatan tersebut bertujuan untuk lebih mengenalkan industri jasa keuangan terutama pasar modal kepada masyarakat umum di Kalbar,” ujar Kepala BEI Perwakilan Kalbar, Taufan Febiola di Main Hall Universitas Muhammadiyah Pontianak, Kamis.

Ratusan pengunjung terlihat memadati area kegiatan. Selain pelaksanaan pasar modal syariah, juga dihadirkan training of trainer untuk para dosen dan pimpinan kampus, workshop pasar modal, seminar karir, dan sosialisasi dari OJK.

Para pengunjung terlihat antusias dalam mencari informasi dari berbagai stand yang tersedia. Kemudian terlihat banyak pengunjung yang berbondong bondong untuk membuka rekening tabungan investasi syariah. Pengunjung investival syariah 2019 ini diberikan fasilitas pembukaan rekening tabungan saham syariah gratis selama pameran berlangsung.



Sampai saat ini pengunjung investival syariah tercatat sebanyak 662 orang pengunjung dengan informasi pembukaan rekening sebanyak 418 rekening pada perusahaan sekuritas yang berpartisipasi dalam kegiatan.

“Masyarakat Kalbar berkesempatan untuk dapat mendapatkan informasi dan tabungan saham syariah gratis pada event yang akan berakhir tanggal 18 Oktober 2019 ini. Para pengunjung yang membuka rekening tabungan saham syariah juga berkesempatan untuk mendapatkan doorprize handphone yang akan diundi pada saat penutupan kegiatan investival,” kata dia.

Pada kegiatan investival syariah 2019 BEI menggandeng berbagai institusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut antara lain Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat, Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak, perusahaan sekuritas yang ada di Kalbar.

Kegiatan Investival berlangsung yang berlangsung selama tiga hari dibuka mulaii pukul 08.00 s/d 17.00 WIB bertempat di Main Hall Universitas Muhammadiyah Pontianak.
 

Pewarta: Dedi

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019