Salah satu sasaran fisik Satgas TMMD ke 109 Kodim 1015/Sampit di Desa Bapinang Hilir dan Babirah Kecamatan Pulau Hanaut adalah tiga unit pembangunan jembatan kayu.
Meski terbuat dari kayu, namun jembatan yang dibangun Satgas TMMD tersebut dijamin berkualitas.
Pratu Taufik Kresno Yudiono, anggota Satgas TMMD ke 109 Kodim 1015/Sampit mengatakan, kalau dilihat secara fisik mungkin tidak cantik karena semuanya berbahan kayu
"Secara fisik tidak terlihat cantik, tetapi kami tetap mengutamakan kualitas, sengaja kita memanfaatkan material yang ada di wilayah ini, karena khususnya di daerah Kotim ini masih banyak kayu berkualitas dan kami manfaatkan kayu itu,’’ kata Pratu Taufik Kresno Yudiono anggota Satgas TMMD ke 109 Kodim 1015/Sampit, Senin.
‘’Kami juga jadikan tiang dari kayu, Insya Allah tahan air sampai beberapa tahun ke depan termasuk blandar dan papan," ujarnya.
Sementara itu, menurut Dantsatgas TMMD ke 109 Kodim 1015/Sampit Letkol Czi Akhmad Safari mengatakan, jembatan ini salah satu sarana yang dibutuhkan masyarakat dan petani Desa Bapinang Hilir dan Babirah Kecamatan Pulau Hanaut. Selama ini jika ingin ke kebun, masyarakat harus memutar mencari jalan yang bisa dilewati dengan sepeda motor dan itu jarak tempuh lumayan jauh.
"Sebelum dibuka jalan ini, jaraknya cukup jauh. Dengan kita buka jalan dan jembatan baru, itu memperpendek jarak," ungkap Letkol Czi Akhmad Safari
“Dengan kita buka jalan ini, mereka bisa lebih cepat ke sekolahnya," jelasnya. Selain itu, jalan ini juga sangat bermanfaat bagi masyarakat yang berladang dan mempermudah mengeluarkan hasil ladang, sehingga perekonomian dan kesejahteraan masyarakat dapat terangkat.” katanya.
Baca juga: Warga Pulau Hanaut ucapkan terima kasih kepada Kodim 1015/Spt
Baca juga: Masyarakat Doakan Kesehatan Satgas TMMD
Baca juga: TMMD Pembuktian Kemanunggalan TNI dan Rakyat
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020
Meski terbuat dari kayu, namun jembatan yang dibangun Satgas TMMD tersebut dijamin berkualitas.
Pratu Taufik Kresno Yudiono, anggota Satgas TMMD ke 109 Kodim 1015/Sampit mengatakan, kalau dilihat secara fisik mungkin tidak cantik karena semuanya berbahan kayu
"Secara fisik tidak terlihat cantik, tetapi kami tetap mengutamakan kualitas, sengaja kita memanfaatkan material yang ada di wilayah ini, karena khususnya di daerah Kotim ini masih banyak kayu berkualitas dan kami manfaatkan kayu itu,’’ kata Pratu Taufik Kresno Yudiono anggota Satgas TMMD ke 109 Kodim 1015/Sampit, Senin.
‘’Kami juga jadikan tiang dari kayu, Insya Allah tahan air sampai beberapa tahun ke depan termasuk blandar dan papan," ujarnya.
Sementara itu, menurut Dantsatgas TMMD ke 109 Kodim 1015/Sampit Letkol Czi Akhmad Safari mengatakan, jembatan ini salah satu sarana yang dibutuhkan masyarakat dan petani Desa Bapinang Hilir dan Babirah Kecamatan Pulau Hanaut. Selama ini jika ingin ke kebun, masyarakat harus memutar mencari jalan yang bisa dilewati dengan sepeda motor dan itu jarak tempuh lumayan jauh.
"Sebelum dibuka jalan ini, jaraknya cukup jauh. Dengan kita buka jalan dan jembatan baru, itu memperpendek jarak," ungkap Letkol Czi Akhmad Safari
“Dengan kita buka jalan ini, mereka bisa lebih cepat ke sekolahnya," jelasnya. Selain itu, jalan ini juga sangat bermanfaat bagi masyarakat yang berladang dan mempermudah mengeluarkan hasil ladang, sehingga perekonomian dan kesejahteraan masyarakat dapat terangkat.” katanya.
Baca juga: Warga Pulau Hanaut ucapkan terima kasih kepada Kodim 1015/Spt
Baca juga: Masyarakat Doakan Kesehatan Satgas TMMD
Baca juga: TMMD Pembuktian Kemanunggalan TNI dan Rakyat
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020