Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengajak semua pihak untuk meningkatkan sinergi guna mewujudkan Kalbar sebagai provinsi bebas narkoba.

"Mudah-mudahan dengan usaha yang kita lakukan dan dengan ridha Allah SWT dapat terwujud daerah kita (Kalbar, red.) sebagai provinsi Bersinar (Bersih Narkoba)," kata dia di Pontianak, Rabu.

Baca juga: BNN Kalbar musnahkan 74,5 gram ganja kering
Baca juga: Kampung narkoba digerebek Polisi

Dengan adanya sinergi antara mitra kerja, pemangku kepentingan, serta seluruh elemen bangsa di daerah setempat, dirinya berharap, dapat menjadikan peringatan HANI 2022 untuk menguatkan tekad dan kerja sama dalam upaya membebaskan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Dirinya berpesan kepada seluruh jajaran Kemenkumham, BNN, kepolisian, maupun pemangku kepentingan yang menangani pemberantasan narkoba, agar tidak segan-segan menghukum jaringan pengedar narkoba dengan hukuman setimpal.

"Jangan ragu-ragu untuk menghukum mereka, karena dapat merusak masa depan anak bangsa dan merupakan perbuatan yang sangat tercela," tuturnya.

Baca juga: Kejati Kalbar gelar tes urine dadakan bagi 200 pegawainya
Baca juga: Polda Kalbar siap amankan perayaan Imlek dan CGM

Peringatan HANI 2022 merupakan puncak kampanye nasional pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, serta aksi bersama melakukan kampanye nasional untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Ria Norsan mengatakan dengan tema yang diangkat dalam momentum peringatan HANI 2022 secara masif mengampanyekan tentang penanggulangan bahaya narkoba sebagai ancaman serius masa depan anak bangsa.

"Semoga melalui peringatan ini, masyarakat semakin memiliki kesadaran dan menyuarakan betapa bahayanya akibat dari penyalahgunaan narkoba. Karena akhir-akhir ini banyak sekali temuan dari aparat tentang penyelundupan narkoba," kata dia.

Baca juga: Polisi terlibat narkoba selamat dari percobaan bunuh diri
Baca juga: Tim gabungan Polda Kalbar dan Bea Cukai tangkap pembawa 2 kg sabu

Selain itu Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat berkomitmen dan serius dalam memerangi dan memberantas peredaran gelap narkoba, kata Kepala Kanwil Kemenkumham Kalbar, Pria Wibawa.

“Kepada seluruh jajaran baik Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Kantor Wilayah saya minta untuk memerangi dan memberantas peredaran narkoba, serta memperkuat sinergi dengan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalbar,” kata Pria Wibawa dalam keterangan tertulisnya di Pontianak, Minggu.

Baca selengkapnya: Kanwil Kemenkumham Kalbar seriuas perangi peredaran narkotika

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022