Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) memberikan dua unit helikopter patroli untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar).

"Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar mendapatkan bantuan dua unit Helikopter yang akan digunakan untuk membantu penanganan karhutla yang sudah mulai terjadi," kata Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar Daniel di Pontianak, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa satu unit helikopter ditempatkan di Kota Pontianak yang akan melakukan patroli udara di wilayah Pontianak dan kabupaten terdekat.

"Sedangkan satu unitnya lagi ditempatkan di Kabupaten Ketapang untuk melakukan patroli udara di wilayah Ketapang dan kabupaten yang terdekat," ujarnya.

Ia menegaskan dengan adanya helikopter patroli maka karhutla akan lebih cepat diketahui dan segera ditangani.

Baca juga: 1.709 rumah terendam banjir di Kabupaten Pinrang

Baca juga: Banjir di Melawi rendam 170 rumah penduduk

Sebelum helikopter operasi, kata dia, terlebih dahulu pada Kamis 15 Juni 2023 BNPB akan melakukan verifikasi.

Selain helikopter patroli karhutla Pemprov Kalbar juga sedang menunggu helikopter untuk water boombing. Dalam operasinya, helikopter patroli dan helikopter water bombing ini di bawah kendali satgas udara.

"Kembali dengan adanya helikopter ini kita berharap karhutla yang berpotensi menimbulkan bencana asap dapat diminimalisir, karena pengawasan melalui udara dan darat dapat dilakukan secara bersama-sama," ucap Daniel. 

Menurutnya, BPBD Provinsi Kalbar sudah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten dan kota agar kapasitas personel dan peralatan terus ditingkatkan.

"Koordinasi terus kami maksimalkan. Personel kemampuannya juga terus ditingkatkan agar bisa melakukan pengawasan di area yang berpotensi terbakar," kata Daniel.

Baca juga: Warga diimbau jauhi laut pasca gempa Mentawai-Siberut

Baca juga: Pangdam Bukit Barisan tambah 46 personel cari korban longsor

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023