Bupati Kayong Utara Citra Duani meminta para guru yang bertugas di Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat agar menjaga disiplin dan etos kerja untuk meningkatkan sumber daya manusia di negeri bertuah tersebut.

Ia berharap agar  peristiwa penutupan sekolah oleh  komite dan orangtua siswa beberapa waktu lalu tidak terulang lagi sebab sangat merusak citra pendidikan di Kayong Utara.

"Khusus guru terpencil  yang telah mendapatkan dua reward, pertama mendapat tunjangan guru-guru terpencil, kedua tunjangan penambahan penghasilan yang cukup tinggi bila dibandingkan guru - guru yang lain. Kita sekarang ini menuntut kinerja, rewardnya sudah kita berikan," kata  Citra Duani  di Sukadana, Rabu.

Citra menyebutkan  bagi guru - guru yang masuk kategori guru yang mengajar di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar  pemerintah juga memberikan berbagai macam  reward kepada guru - guru berprestasi. Hal ini sebagai cara pemerintah daerah Kayong Utara meningkatkan kualitas dan memotivasi guru lain dalam mengembangkan pola belajar para siswa.

"Setiap hari ulang tahun PGRI kita memberikan reward, begitu juga hari Kopri juga kita memberikan reward kepada para guru berprestasi," kata dia.

Ia menambahkan,  persoalan disiplin terus dibiarkan maka suatu kemunduran bagi dunia pendidikan di Kayong Utara. Sehingga Citra meminta para guru, maupun kepala sekolah untuk saling bekerjasama dalam peningkatan disiplin dan kualitas guru di sekolah.

"Satu hari saja guru tak masuk, siswa menjerit, orangtuanya protes," katanya.

Baca juga: Wakil Bupati Kapuas Hulu minta pegawai tingkatkan etos kerja

Baca juga: PDAM Singkawang mesti tingkatkan etos kerja

Pewarta: Rizal Komarudin

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023