Kayong Utara (ANTARA) - Air pasang laut tingggi yang terjadi di Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat, membuat sebagian wilayah terendam banjir terutama di daerah pesisir.
Dari pantuan di lapangan, fasilitas umum, seperti gedung sekolah, fasilitaa kesehatan, kompleks perkantoran serta sebagian jalanan terendam banjit.
Ketinggian air di beberapa titik genangan mencapai lutut orang dewasa, terutama di sekitar area pasar dan permukiman padat. Kondisi ini secara signifikan menghambat mobilitas warga dan aktivitas perekonomian lokal.
Sejumlah pengendara sepeda motor, yang menjadi moda transportasi utama di kawasan ini, juga tampak nekat menerobos arus air, meskipun risiko kerusakan mesin cukup tinggi.
"Air mulai naik cepat sejak pagi. Biasanya tidak separah ini. Kami harus pelan-pelan sekali bawa motor, takut mogok di tengah jalan," ujar Diki yang sedang melewat jalan poros menuju Sukadana.
Melihat kondisi demikian, Kepala Pelaksana BPBD Kayong Utara, Fathul Bahri mengimbau kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Kayong Utara, agar selalu Waspada dan berhati-hati.
"Tetap waspada dan kurangi aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat, petir, atau angin kencang. Masyarakat pesisir, nelayan, dan pengguna transportasi laut agar berhati-hati terhadap gelombang tinggi dan pasang maksimum," ujar Fathul Bahri.
"Amankan barang-barang penting dan pastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat. Segera laporkan bila terjadi keadaan darurat bencana di wilayah Anda," tambahnya.
Selain itu, BPBD Kayong Utara mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya para Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan didukung penuh unsur (muspika) Kecamatan di Kabupaten Kayong Utara untuk meningkatkan kesiapsiagaan terutama di daerah yang rawan terjadi Bencana Banjir, Angin Puting Beliung dan Tanah Longsor serta ancaman gelombang tinggi dan banjir rob di wilayah rawan bencana tersebut.
