Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Mulyadi menyebutkan bahwa Kota Pontianak menjadi satu di antara 10 kota se-Indonesia yang terendah inflasinya sepanjang Desember 2023 yakni di angka 2,09 persen.

"Capaian ini buah dari upaya Pemerintah Kota Pontianak bersama TPID  serta pihak lainnya dalam mengendalikan inflasi," ujarnya di Pontianak, Rabu.

Ia menilai bahwa penting menjaga stabilitas harga di pasaran agar tidak membebani masyarakat. Untuk itu, Pemkot Pontianak bersama TPID Kota Pontianak telah merancang sebuah peta jalan pengendalian inflasi yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Termasuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang bertugas mengawasi dan mengendalikan harga-harga pangan di Kota Pontianak,” kata dia.

Ia menerangkan, harga kebutuhan pokok di pasar selalu menjadi perhatian TPID Kota Pontianak. Dari sejumlah komoditas bahan pokok, beberapa di antaranya seperti bawang putih dan bawang merah mengalami kenaikan harga. Namun, harga cabai, sayur mayur, dan daging sapi relatif stabil.

"Memang harga daging ayam mengalami sedikit kenaikan karena meningkatnya permintaan dalam menyambut tahun baru, yang mana harganya berkisar antara Rp36 ribu hingga Rp37 ribu per kilogram," ungkapnya.

Meskipun demikian, lanjut Mulyadi, secara keseluruhan, inflasi di Kota Pontianak masih terkendali. Ketersediaan stok beras aman, meskipun harga beras juga mengalami kenaikan.

"Mewujudkan ketersediaan pangan yang aman menjadi yang terpenting, sehingga kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," tambahnya.

Pemkot Pontianak terus berkomitmen untuk mengendalikan inflasi dan memastikan ketersediaan pangan yang mencukupi bagi seluruh masyarakat. Dengan melakukan sinergi antara berbagai instansi terkait, diharapkan penyelesaian masalah inflasi dan ketersediaan pangan dapat tercapai dengan baik.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat mencatat pada 2023 Kalimantan Barat mengalami inflasi tahunan sebesar 2,02 persen.

Secara tahunan, inflasi gabungan tiga kota di Kalimantan Barat mencapai 2,02 persen, lebih tinggi dibanding inflasi tahunan November 2023 yang sebesar 2,01 persen namun lebih rendah dibandingkan inflasi tahunan Desember 2022 yang sebesar 6,30 persen.

Tiga kota IHK di Kalimantan Barat yang mengalami inflasi yakni Singkawang, Sintang dan Pontianak. Masing-masing mengalami inflasi tahunan sebesar 1,74 persen, 2,02 persen dan 2,09 persen.

Baca juga: Pj Wali Kota Pontianak memimpin rapat perdana, bahas program 2024

Baca juga: TPID kawal pengendalian harga pangan di Kalimantan Barat

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2024