Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, melakukan penataan pohon yang berada di ruas jalan sebagai langkah untuk menjaga keselamatan masyarakat yang melintas dari potensi pohon patah atau tumbang.

"Saat ini masih terdapat pohon yang dikhawatirkan mengganggu pengguna jalan. Jangan sampai pohon tersebut menjadi salah satu penyebab kecelakaan,” ujar Penjabat Wali Kota Pontianak Ani Sofian usai rapat koordinasi bersama dinas terkait di Pontianak, Selasa.

Menurut dia, pohon tinggi dan pohon tua di ruas jalan dilakukan pemangkasan.

“Pada musim hujan pohon itu berpotensi patah atau tumbang dan bisa menimpa orang atau kendaraan. Kami telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memangkas pohon tersebut,” kata dia.

Beberapa tahun belakangan, Pemerintah Kota Pontianak menaruh perhatian lebih pada sektor lingkungan hidup. Taman kota kian diperbanyak, ruang terbuka hijau (RTH) semakin mudah ditemukan serta fasilitas olahraga di titik keramaian, seperti yang terbaru di Waterfront Jalan Kapten Marsan.

“Banyak warga yang tinggal di tepi Sungai Kapuas, kita harus menjaga alam kita dengan tidak membuang sampah di sungai," ujar Ani.

Selain kesehatan, kehadiran RTH juga dimanfaatkan sebagai wahana rekreasi bagi keluarga. Para pelaku UMKM pun meraup untung dari hasil jualan mereka. Ani berharap dari kepedulian Pemkot Pontianak terhadap sektor lingkungan ikut meningkatkan perekonomian warga.

“Akhirnya kita harapkan dapat menambah Pendapatan Asli Daerah Kota Pontianak,” kata dia.

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2024