Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pontianak berhasil meraih tiga penghargaan dari acara Refleksi Akhir Tahun yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalbar, di Pontianak, Jumat.
Tiga penghargaan yang diraih yakni Unit Kerja Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM), Kinerja Kehumasan Kategori Infografis, dan Satuan Kerja yang lolos penilaian TPI sebagai Satuan Kerja Berpredikat WBK.
Kepala Rutan, David Anderson Setiawan menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan capaian yang baik dan menjadi bukti kinerja Rutan Pontianak dalam membangun pelayanan publik yang profesional.
"Alhamdulillah, kita bersyukur atas penghargaan yang diberikan, penghargaan ini merupakan komitmen dan pemicu Rutan Pontianak dalam memberikan pelayanan publik berbasis HAM, keterbukaan informasi yang dibutuhkan masyarakat serta komitmen seluruh pegawai untuk meraih predikat WBK," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut juga Kepala Kantor Wilayah Muhammad Tito Andrianto didampingi para Pimpinan Tinggi Pratama memaparkan hasil kerja dari 1.707 Sumber Daya Manusia (SDM) yang tersebar di 27 Unit Pelaksana Teknis (UPT), terdiri dari 19 UPT Pemasyarakatan dan 8 UPT Keimigrasian.
Kinerja luar biasa ini tercermin dari pencapaian target di bidang administrasi, pemasyarakatan, keimigrasian, dan pelayanan hukum. Selain itu, Rutan Kelas IIA Pontianak menjadi salah satu kontestan WBK, menandai langkah progresif Kanwil menuju reformasi birokrasi yang lebih baik.
Baca juga: Rutan Pontianak melakukan pemeriksaan kesehatan untuk warga binaan
Baca juga: 299 WBP Rutan Kelas IIA Pontianak diusulkan untuk mendapat remisiHUT RI
Baca juga: Rutan Pontianak razia ponsel untuk berantas judi online
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2024