"Bantuan sebesar ini, sesuai dengan komitmen awal Pemkot yang akan membantu pembangunan Majid Raya Mujahidin sebesar Rp10 miliar secara bertahap melalui APBD Kota Pontianak," kata Wali Kota Pontianak Sutarmidji seusai menyerahkan langsung bantuan itu kepada panitia pembangunan Masjid Raya Mujahidin Pontianak.
Dalam kesempatan itu, Sutarmidji juga menyerahkan bantuan dari jajaran PNS di lingkungan Pemkot Pontianak sebesar Rp200 juta.
Sutarmidji menargetkan sumbangan dari pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkot Pontianak itu bisa mencapai Rp1 miliar hingga akhir tahun 2013.
"Sumbangan dari PNS Pemkot Pontianak dengan cara menyisihkan honor, mulai dari Wali Kota Pontianak sebesar 50 persen, Wakil Wali Kota Pontianak 25 persen, Sekda 20 persen, hingga pegawai lainnya sebesar 10 persen, sehingga saat ini sudah terkumpul sebesar Rp200 juta," katanya.
Tak hanya itu, saat ini Pemkot juga sedang menghimpun sumbangan yang berasal dari insentif para pegawai dengan besaran antara Rp100 ribu hingga Rp200 ribu/tahun, kata Sutarmidji.
"Jadi, kalau 3.000 PNS saja di lingkungan Pemkot Pontianak, berarti sudah terkumpul sebesar Rp300 juta, nah, itu yang sedang kami kumpulkan sehingga bulan depan akan saya serahkan langsung kepada panitia pembangunan," ujarnya.
Bangunan baru Masjid Raya Mujahidin direncanakan dua lantai dengan target selesai 1,5--2 tahun. Tinggi lantai pertama dibangun 1,5 meter dari tanah dan menonjolkan arsitektur khas Kalbar dan ikon Kota Pontianak.
Pembangunan Masjid Raya Mujahidin Pontianak diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp80 miliar hingga Rp84 miliar dengan daya tampung sekitar 5.000--8.000 orang yang saat ini tahap pembangunan.
Pewarta: AndilalaEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026