Sintang (Antara Kalbar) - Bupati Sintang, Milton Crosby meminta para kepala desa bisa menggali sumber daya alam desa menjadi sumber daya ekonomi desa.
Saat peresmian Kantor Desa Tawang Sari, Milton menegaskan jika desa terus bergantung pada alokasi dana desa (ADD) itu sangat tidak mungkin karena anggaran untuk ADD yang dimiliki Pemkab Sintang sangat terbatas. Karena itu, aparat desa harus dapat menggali potensi di desanya yang bisa dijadikan sumber PADes.
Dia memuji langkah Kades Tawang Sari yang sukses menggali potensi desanya menjadi sumber PADes. “Langkah Kades Tawang Sari ini harus dicontoh oleh desa-desa lain,†tegasnya.
Milton menegaskan langkah Desa Tawang Sari yang menyewakan tanah kas desanya ke perusahaan untuk ditanami sawit merupakan salah satu cara menggali PADes.
“Apalagi bagi desa-desa yang masih memiliki lahan luas yang kosong. Akan sangat mudah bagi desa tersebut untuk menggali sumber PADes. Desa tersebut bisa menggerakan masyarakat setempat untuk membuat perusahaan desa yang dikelola bersama,†sarannya.
Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang, Hendrika mengatakan, Desa Tawang Sari, Kecamatan Sepauk merupakan salah satu desa di Kabupaten Sintang yang sudah bisa menggali potensi desanya menjadi sumber PADes.
Dikatakanny,a ada puluhan desa di Kabupaten Sintang yang sudah sukses menggali potensi desanya menjadi sumber PADes.
Hendrika mengatakan pihaknya akan terus berupaya agar seluruh desa di Kabupaten Sintang dapat menggali potensi desanya menjadi sumber PADes.
Kades Tawang Sari, Elias Nuning mengatakan Desa Tawang Sari menargetkan PADes bisa mencapai Rp500 juta di tahun 2017. Target ini tidaklah muluk-muluk. Pasalnya tahun ini PADes Tawang Sari sudah mencapai Rp120 juta.
Dikatakannya, PADes Tawang Sari berasal dari bagi hasil tanah kas desa yang disewakan ke perusahaan untuk ditanami sawit. Bagi hasil saat ini baru 30 persen untuk desa dan 70 persen untuk perusahaan. Nantinya setelah produksi sawit besar, bagi hasilnya akan berubah yaitu 70 persen untuk desa dan 30 persen untuk perusahaan.
“Ada 23 hektar tanah kas desa yang kami sewakan ke perusahaan,†ungkapnya.
