Wakil Bupati Sekadau Rupinus didampingi Wakapolres Sekadau Kompol Yohanes Andis dan Kasat Pol PP YS. Batur, turun langsung meninjau pelaksanaan UAN di SMAN 3 Gonis Tekam pada hari ketiga untuk memberikan motivasi sekaligus memantau pembangunan gedung SMA Gonis Tekam yang masih tergolong baru dibangun oleh pemerintah Kabupaten Sekadau, Rabu.
Kedatangan wakil bupati, Wakapolres dan Kasat Pol PP dan anggota Satpol PP dan staf humas Setda Pemkab Sekadau disambut kepala sekolah SMAN 3 Gonis Tekam, Kusnianar dan beberapa orang guru baik PNS maupun guru honorer.
Suasana tampak tenang, siswa-siswinya nampak memanfaatkan waktu untuk belajar sebelum UN dimulai. Dengan ramah wakil bupati dan rombongan memberikan lambaian tangan kepada siswa-siswi SMAN 3 Gonis Tekam yang saat itu dengan hati gembira sekolahnya bisa dikunjungi oleh Wakil Bupati Sekadau.
Kepala Sekolah SMAN 3 Gonis Tekam Sekadau Hilir, Kusnianar mengatakan seharusnya ada 44 orang siswa-siswi yang mengikuti UN untuk angkatan yang pertama ini terdiri dari 30 orang jurusan IPS dan 14 orang jurusan IPA. Namun 1 orang di antara 44 orang itu ada yang berhenti karena menikah.
"Harusnya 44 orang yang ikuti UAN untuk angkatan pertama ini, hanya saja 1 orang tidak bisa ikut karena mendapat ijazah duluan sejak bulan februari 2015 lalu," ujarnya.
Dia mengatakan Kusnianar sejak hari pertama UN dilaksanakan semuanya berjalan dengan lancar, hanya saja pada pelaksanaan UN hari ketiga bertepatan dengan mata pelajaran Bahasa Inggris lampu mati, dimana saat itu siswa-siswinya sedang mengikuti ujian listening.
"Beruntung saat itu materinya sudah selesai, sehingga tidak mengganggu konsentrasi siswa, tetapi kalaupun lampu mati pada saat itu mau tidak mau kita menggunakan laptop, meski terganggu," ujarnya.
Kusnianar juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada wakil bupati yang sudah mengunjungi sekolah yang dipimpinnya itu.
"Kita berharap melalui kunjungan ini dapat memberikan motivasi bagi siswa-siswi yang sekarang menghadapi ujian," ujarnya.
Salah seorang siswa jurusan IPA Supardi mengatakan sebagian besar soal yang diuji untuk siswa-siswi lumayan sulit dan rumit terutama mata pelajaran fisika, matematika.
"Soalnya lumayan sulit, meski demikian tetap kami kerjakan dengan teliti," ujarnya.
Evi, siswi kelas IPS juga mengatakan hal yang sama, sebagian besar soal ujian sangat sulit.
"Rata-rata sulit soalnya, misalnya matematika, ekonomi termasuk juga geografi. Meski demikian tetap kami selesaikan, semoga membuahkan hasil yang baik. Tidak ada juga soal yang bocor termasuk kunci jawabannya. Ini betul-betul murni, semoga kami semua berhasil," ujarnya.
Sementara itu Wakil Bupati Sekadau Rupinus menyayangkan PLN Ranting Sekadau yang mematikan lampu pada pelaksanaan ujian hari ketiga, apalagi ada mata pelajaran Bahasa Inggris.
"Padahal sudah saya ingatkan di koran, supaya PLN jangan matikan lampu selama pelaksanaan UN," ujar Wakil Bupati.
Meski baru pertama kali mengikuti UN, Wakil bupati yakin penyelenggaraan UN di SMAN 3 Gonis Tekam berjalan dengan baik.
Dikatakan wakil bupati kunjungannya di SMAN 3 bisa memberikan semangat dan motivasi bagi siswa-siswi untuk belajar lebih baik. "Apalagi ini lanjut calon bupati incumbent ini pelaksanaan UN ini yang pertama kali," ujarnya.
(Gansi/N005)
Pewarta: GansiUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026