Putussibau (Antara Kalbar) - Selain Bukit Tilung, masih ada Riam Teset yang panorama alamnya sangat berpotensi dijadikan tempat wisata di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Riam Teset letaknya tidak jauh dari Bukit Tilung yang lebih banyak diminati oleh wisatawan dari negara Malaysia, kata warga Putussibau, Emanuel Florensius Anyam, Kamis.
Riam teset yang lebih menarik di musim kemarau tersebut tepatnya berada di Sungai Mandai, Desa Rantau Bumbun, Kecamatan Kalis. Untuk menuju riam Teset, hanya memakan waktu sekitar dua jam dari Kota Putssibau menggunakan akses jalan darat dari Putussibau ke Nanga Erak. Kemudian Nanga Raun setelah itu sampailah ke Desa Rantau Bumbun tempat riam Teset tersebut berada.
Sedangkan untuk akses transportasi air menggunakan speedboat namun memakan waktu kurang lebih lima jam dari Kota Putussibau, berlanjut ke Nanga Kalis kemudian ke sungai Mandai dan bisa langsung sampai ke riam Teset, kata Emanuel lagi.
"Bukit Tilung dan Riam Teset sama-sama memiliki potensi wisata yang mungkin tidak ada di daerah lain. Apalagi keduanya memiliki
legenda dan nilai mistis khususnya bagi masyarakat setempat. Bahkan Suku Iban di Malaysia meyakini legenda Bukit Tilung tersebut," kata Emanuel, yang tinggal di Desa Nanga Erak, tidak jauh dari lokasi wisata tersebut.
Sebagai warga setempat, dia berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat mengembangkan potensi wisata tersebut, dengan membangun sarana dan prasarana agar memudahkan para wisatawan untuk berkunjung.
Ia mengatakan apabila kedua potensi wisata tersebut dikelola dengan baik, maka dapat dijadikan aset daerah yang dapat meningkatkan
perekonomian masyarakat setempat.
"Selama ini riam Teset tersebut belum banyak dikenal hingga keluar, sehingga perlu promosi oleh semua pihak termasuk oleh pemerintah daerah, apalagi riam Teset berada tidak jauh dari Bukit Tilung," katanya menjelaskan.
Ditambahkannya, selama ini masyarakat setempat sudah menjaga dan melestarikan potensi wisata yang ada dengan tetap menjaga kelestarian alam di sekitar riam Teset dan Bukit Tilung, hanya saja perhatian dari pemerintah setempat belum ada.
"Sebenarnya potensi wisata di Kapuas Hulu sangat banyak, tetapi belum tergali dan belum dikelola dengan baik, sebab selama ini pemkab belum fokus dalam pengembangan potensi wisata, padahal dengan potensi yang ada dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menambah pendapatan asli daerah," katanya.
(T.KR-TFT/N005)
