"Peresmian Kantor Desa Telaga Dua Binjai Hulu ini harus dibarengi dengan kinerja yang optimal, kinerja yang lancar dan baik. Sehingga itu menjadi cerminan sebuah kantor desa yang nyaman, asri dan bisa melayani masyarakat dalam berbagai bidang pelayanan di desa," kata Jarot.
Selain itu Jarot mengingatkan aparatur Desa Telaga Dua dalam penggunaan dana desa. Dana desa tersebut harus digunakan sebagai fungsi pemerintahan desa. Untuk pembangunan di desa dan untuk pemberdayaan masyarakat desa.
“Jadi diharapkan tahun depan nanti, isi dari dana desa itu, APBDes harus lebih banyak pada kegiatan pemberdayaan masyarakat," katanya.
Dikatakan dia, kalau untuk pembangunan fisik jika memang urgensi sekali masih boleh. Pada kesempatan itu, Jarot mengingatkan, kembali empat pesan Presiden yakni setiap desa harus menentukan produk unggulan desa, mendirikan Bumdes, membuat embung desa dan membangun sarana olahraga desa.
Sebab saat ini masih banyak desa-desa di Kabupaten Sintang yang belum memenuhi 4 pesan presiden tersebut. "Telaga Dua ini berpotensi untuk menjadi desa yang unggul di segala bidang, sehingga itu harus dioptimalkan oleh aparatur desa dan masyarakat yang nantinya bisa menjadi potensi desa salah satunya dalam bidang produk unggulan desa," ujar jarot.
Kepala Desa Telaga Dua Akhmad Zaini mengatakan pembangunan kantor desa tersebut sumber anggarannya dari Alokasi Dana Desa tahun anggaran 2017 dan 2018 dengan jumlah total Rp450 juta.
Pewarta: TantraEditor : Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026