Palangka Raya (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Nurhidayah menegaskan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025 harus menjadi semangat sekaligus acuan dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah setempat.
Hal itu disampaikan Nurhidayah saat memimpin upacara peringatan Hardiknas 2025 di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kobar, Jumat.
"Saya mengajak kepada kita semua, mari jadikan Hari Pendidikan Nasional pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan pelayanan pendidikan," ucapnya.
Menurut dia, tema Hardiknas tahun 2025 yakni Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua, sangat tepat, sebab tema tersebut seakan mengingatkan kembali bahwa pendidikan merupakan masalah bersama, yang memerlukan peran sekaligus dukungan dari pemerintah, orang tua, hingga para pendidik selaku mentor di lembaga pendidikan.
Nurhidayah mengatakan pendidikan menjadi salah satu pilar penting dalam program prioritas pembangunan nasional sebagaimana tercantum dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto.
"Sesuai program Astacita Presiden Prabowo, pendidikan harus dikuatkan di semua lini, dan harus dimulai sejak usia dini," ujarnya.
Bupati Kobar itu pun kembali mengajak semua pihak melalui momentum Hardiknas untuk bersama-sama meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat dalam memajukan pendidikan.
"Hal ini untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan untuk seluruh anak bangsa," kata Nurhidayah.
Menurut dia, pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara tanpa diskriminasi, serta pendidikan diharapkan mampu membentuk pribadi yang berakhlak mulia, memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan, serta berbagai kecerdasan untuk meraih kesejahteraan dan kebahagiaan.
Ia menambahkan bahwa pemerintah sebagai penyelenggara negara tidak dapat bekerja sendiri, karena keterbatasan sumber daya dan sumber dana.
"Diperlukan dukungan dan partisipasi semua, agar pendidikan sebagai layanan publik dapat berperan mengantarkan anak-anak menjadi generasi yang hebat dan kuat," kata Nurhidayah.
