Kabupaten Muaro Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi Al Haris mengatakan pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) atau Kelurahan Merah Putih bertujuan untuk mendekatkan akses ketersediaan kebutuhan masyarakat.
"Akses masyarakat membeli barang- barang ekonomi yang dibutuhkan bisa cepat, harganya terjangkau dan barangnya ada, murah untuk mendapatkannya," kata Haris usai mengikuti peresmian koperasi tersebut secara daring di Koperasi percontohan Muaro Jambi, Jambi, Senin (21/7).
Keberadaan koperasi tersebut diharapkan mampu mengendalikan harga kebutuhan pokok tetap stabil. Sehingga keberadaan koperasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa, ujar dia.
Al Haris mengatakan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih diciptakan untuk memberikan layanan lain, seperti pinjaman lunak dan transaksi lain seperti pembayaran tagihan listrik dan lain sebagainya.
Misi Presiden Prabowo mendorong koperasi, menurut Haris, sangat baik, karena dianggap mampu menstabilkan ketimpangan harga pasar.
Ia mengatakan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih di Jambi memiliki jenis usaha beraneka ragam. Hal itu disesuaikan dengan potensi dan kondisi wilayah desa atau kelurahan.
Agar koperasi bisa berjalan secara berkesinambungan, Haris mengatakan meminta pengurus koperasi jeli dalam menentukan jenis usaha yang dijalankan.
"Sesuaikan dengan kondisi masing-masing yang kira-kira koperasinya untung, kalau di situ (wilayah) sudah banyak usaha, koperasi jangan buat usaha yang sama, nanti malah tidak untung," kata Al Haris.
Provinsi Jambi memiliki tiga koperasi percontohan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat, dua diantaranya berada di Kabupaten Muaro Jambi dan satu di Kabupaten Merangin. Total koperasi yang sudah terbentuk mencapai 1.584 koperasi tersebar di sebelas kabupaten dan kota.
