Banjarmasin (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan didukung Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kalsel menyalurkan donasi bagi siswa madrasah terdampak banjir di Kabupaten Banjar.
Ketua DWP Kanwil Kemenag Kalsel, Hj. Lita Ariani di Kabupaten Banjar, Selasa, menyampaikan, kegiatan bakti sosial ini sebagai bentuk perhatian dan rasa empati atas nasib yang dialami ratusan siswa madrasah yang menjadi korban banjir.
Ada sebanyak tiga madrasah yang mengalami banjir parah di Kabupaten Banjar, yakni Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 11, serta Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Aman yang berada di wilayah Sungai Tabuk dan Jembatan Lok Buntar.
Diungkapkan dia, bantuan donasi dari DWP Kemenag Kalsel dan Kemenag Kabupaten Banjar berupa uang tunai yang masing-masing siswa mendapat Rp100 ribu dan gurunya masing-masing Rp200 ribu.
Selain berbentuk uang tunai, DWP dan Kemenag Kalsel juga menyalurkan bantuan paket sembako untuk dibawa ke keluarganya di rumah.
"Bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas DWP Kanwil Kemenag Kalsel kepada masyarakat dan keluarga besar madrasah yang terdampak banjir. Selain sembako kita juga salurkan nasi bungkus. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan semangat bagi para korban,” ujar Hj. Lita.
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Tambrin mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian DWP Kanwil Kemenag Kalsel dalam membantu korban bencana.
"Ini menunjukkan bahwa Kementerian Agama hadir tidak hanya dalam pelayanan keagamaan dan pendidikan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan," ucapnya.
Dia menyatakan, semangat kebersamaan dan gotong royong sangat dibutuhkan dalam menghadapi bencana alam, serta berharap seluruh jajaran kementerian agama terus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Kita berdoa bersama agar bencana banjir di provinsi ini cepat berlalu," ujarnya.
