Singkawang (ANTARA) - Pemerintah Kota Singkawang bersama Pertamina Patra Niaga menyatakan memaksimalkan penyaluran LPG 3 kilogram (Kg) guna menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi, khususnya menjelang perayaan Imlek, Cap Go Meh, hingga Bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, mengatakan optimalisasi penyaluran LPG 3 Kg dilakukan melalui penguatan koordinasi dengan Pertamina, agen, pangkalan, serta perangkat daerah terkait.
“Pemerintah kota berkomitmen memastikan penyaluran LPG 3 Kg berjalan maksimal dan tepat sasaran, terutama menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat pada momentum hari besar keagamaan,” kata Dwi Yanti di Singkawang, Selasa.
Ia menjelaskan, distribusi LPG 3 Kg sempat mengalami hambatan teknis akibat keterlambatan kapal pengangkut yang kesulitan sandar di dermaga. Namun, kendala tersebut kini telah teratasi sehingga penyaluran kembali berjalan normal.
“Setelah hambatan sandar kapal dapat diatasi, pasokan LPG 3 Kg kembali disalurkan secara bertahap ke agen dan pangkalan,” ujarnya.
Dwi Yanti menegaskan, Pemkot Singkawang terus melakukan pengawasan intensif agar distribusi LPG 3 Kg tetap lancar dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
Saat ini, Kota Singkawang memiliki dua Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), sembilan agen resmi, serta 192 pangkalan aktif yang mendukung kelancaran distribusi LPG 3 Kg ke masyarakat.
Adapun kuota LPG 3 Kg untuk Kota Singkawang tercatat sebanyak 9.483 metrik ton atau setara sekitar 3,16 juta tabung per tahun.
“Kuota ini menjadi dasar penyaluran yang terus kami awasi agar benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya,” katanya.
Untuk mendukung ketepatan sasaran, Pemkot Singkawang juga telah menerbitkan surat edaran yang mengatur kelompok masyarakat yang berhak menggunakan LPG 3 Kg bersubsidi.
“ASN serta anggota TNI dan Polri kami imbau untuk tidak menggunakan LPG 3 Kg, agar subsidi ini dapat dinikmati oleh masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Dwi Yanti.
Sementara itu, Sales Brand Manager (SBM) Kalbar 1 Fuel Pertamina Patra Niaga, Irsan Firdaus Gasani, mengatakan Pertamina telah melakukan berbagai langkah untuk memaksimalkan penyaluran LPG 3 Kg di Singkawang.
“Sejak libur Natal dan Tahun Baru 2025 hingga saat ini, Pertamina telah menambah penyaluran LPG 3 Kg hingga 47 persen per hari,” kata Irsan.
Ia menyebutkan, penambahan pasokan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan konsumsi, sekaligus untuk menjaga stabilitas distribusi di tingkat pangkalan.
Namun demikian, menurutnya, pola pembelian masyarakat juga mempengaruhi ketersediaan di lapangan, terutama saat terjadi pembelian berlebih pada waktu tertentu.
“Karena itu, kami terus memantau penyaluran bersama pemerintah daerah agar distribusi LPG 3 Kg tetap terkendali,” ujarnya.
Ke depan, Pertamina bersama Pemkot Singkawang juga akan melakukan inspeksi mendadak ke SPBE, agen, dan pangkalan untuk memastikan penyaluran LPG 3 Kg berjalan sesuai ketentuan.
Selain itu, Pertamina akan mendorong program trade in atau penukaran LPG 3 Kg ke LPG nonsubsidi 5,5 Kg bagi masyarakat yang tidak berhak menerima subsidi.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya memaksimalkan penyaluran LPG 3 Kg agar tepat sasaran dan berkelanjutan,” kata Irsan.
Pewarta: NarwatiUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026