Semarang (ANTARA) - Program ketahanan pangan di Lapas Semarang, Jawa Tengah, mampu memenuhi sebagian kebutuhan bahan baku di dapur lembaga pemasyarakatan tersebut.
"Hasil panen.langsung dilarikan ke dapur lapas, itu pun belum mampu memenuhi keseluruhan kebutuhan," kata Kepala Lapas Semarang Ahmad Tohari di Semarang, Minggu.
Ia mengatakan terdapat ketentuan tentang kewajiban bagian dapur untuk menerima hasil panen dari program ketahanan lapas atau rutan.
Selain menanam berbagai jenis sayur, program ketahanan pangan juga memelihara sekitar dua ratus ekor ayam petelur.
Ia menuturkan telur yang dihasilkan ayam yang mulai dipelihara sejak dua bulan terakhir itu hasilnya digunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan dapur lapas.
"Sementara ini untuk memenuhi kebutuhan dapur lapas, itu pun ke dalam masih kurang," tambahnya.
Ahmad menjelaskan program ketahanan pangan tersebut memanfaatkan lahan kosong di dalam lapas, termasuk area branggang atau zona antara blok hunian dan tembok lapas yang selama ini berupa tanah kosong.
Selain untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan dapur lapas, program ketahanan pangan tersebut juga menjadi upaya pembinaan bagi warga binaan di bidang pertanian dan peternakan.
"Sehingga nanti setelah bebas bisa menjadi bekal untuk berwirausaha," tambahnya.
