Pontianak (ANTARA) - Dalam upaya memperluas akses perbankan dan mendorong digitalisasi transaksi keuangan di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Bank Kalbar melakukan sosialisasi dan layanan jemput bola di Pasar Juadah yang terletak di Jalan Surya, Pontianak. Kegiatan ini difokuskan untuk memfasilitasi para pedagang dalam membuka rekening tabungan serta mendaftar layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Kepala Kas Purnama Bank Kalbar, Irene Inne Cynthia, menjelaskan bahwa langkah proaktif ini merupakan komitmen Bank Kalbar untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha. Pihaknya ingin memastikan bahwa para UMKM mendapatkan kemudahan akses terhadap layanan perbankan tanpa harus datang ke kantor cabang.

"Kami turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi dan kemudahan bagi pelaku UMKM di Pasar Juadah. Ini adalah bentuk layanan jemput bola agar mereka dapat merasakan manfaat perbankan, terutama dalam hal transaksi keuangan yang lebih modern dan efisien," ujar Irene di Pontianak, Rabu.

Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah mengajak para pedagang untuk menjadi merchant QRIS. Menurut Irene, di era digital saat ini, ketersediaan QRIS menjadi sangat krusial bagi para pelaku UMKM seiring dengan perubahan kebiasaan masyarakat yang mulai beralih dari uang tunai ke dompet digital.

"Kami gencar mengajak UMKM untuk menjadi merchant QRIS. Ini sangat penting karena tren masyarakat sekarang sudah jarang membawa uang tunai. Dengan menyediakan QRIS, pelaku UMKM tidak akan kehilangan peluang penjualan," terangnya.

Irene menambahkan, penggunaan QRIS memberikan berbagai kemudahan baik bagi penjual maupun pembeli. Transaksi menjadi sangat cepat dan praktis hanya dengan memindai kode. Bagi pelaku UMKM, manfaatnya sangat terasa karena mereka tidak perlu lagi repot menyediakan uang kembalian kepada pelanggan.

"Selain tidak perlu pusing soal uang receh, keuntungan lainnya adalah pencatatan keuangan. Setiap transaksi yang masuk melalui QRIS tercatat secara otomatis, sehingga memudahkan pelaku UMKM dalam memonitor pemasukan dan mengelola laporan keuangan usaha mereka," jelas Irene.

Bank Kalbar berharap melalui pendekatan langsung seperti ini, semakin banyak pelaku UMKM di Pontianak yang dapat berkembang dan bertransformasi mengikuti perkembangan zaman.

"Harapan kami, dengan kemudahan yang kami tawarkan ini, para pelaku UMKM di Pasar Juadah dan seluruh Pontianak bisa semakin maju. Transaksi keuangan non tunai diharapkan terus meningkat, sejalan dengan efisiensi dan kemudahan yang ditawarkan di era digital ini," pungkas Irene Inne Cynthia.

Kegiatan jemput bola ini pun mendapat sambutan positif dari para pedagang Pasar Juadah yang mengaku terbantu dengan adanya layanan langsung dari pihak bank.

Pewarta: Rilis
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026