Ritual Bakar Kapal Wangkang
- 7 September 2017 09:03
Kobaran api membakar Wangkang atau kapal pengangkut arwah leluhur di Komplek Pemakaman Yayasan Bhakti Suci, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Selasa (5/9). Ritual bakar Wangkang yang dilaksanakan pada puncak sembahyang kubur Cit Gwee Puah setiap tanggal 15 bulan tujuh penanggalan Imlek tersebut, merupakan tradisi warga Tionghoa Kalbar yang telah berlangsung lebih dari 100 tahun. FOTO ANTARA/Hs Putra Pasaribu/jhw/17
Sejumlah anggota Yayasan Bhakti Suci memegang obor api yang akan digunakan untuk membakar Wangkang atau kapal pengangkut arwahdi Komplek Pemakaman Yayasan Bhakti Suci, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Selasa (5/9). Ritual bakar Wangkang yang dilaksanakan pada puncak sembahyang kubur Cit Gwee Puah setiap tanggal 15 bulan tujuh penanggalan Imlek tersebut, merupakan tradisi warga Tionghoa Kalbar yang telah berlangsung lebih dari 100 tahun. FOTO ANTARA/Hs Putra Pasaribu/jhw/17
Dua warga Tionghoa menyiapkan Wangkang atau kapal pengangkut arwah leluhur yang akan dibakar, di Komplek Pemakaman Yayasan Bhakti Suci, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Selasa (5/9). Ritual bakar Wangkang yang dilaksanakan pada puncak sembahyang kubur Cit Gwee Puah setiap tanggal 15 bulan tujuh penanggalan Imlek tersebut, merupakan tradisi warga Tionghoa Kalbar yang telah berlangsung lebih dari 100 tahun. FOTO ANTARA/Hs Putra Pasaribu/jhw/17