Kubu Raya (Antara Kalbar) - Sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Kubu Raya dan Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, menjadi sasaran Program "Kementerian Keuangan (Kemenkeu) 2 Mengajar" yang digelar terkait peringatan ke-71 Hari Oeang.

"Kemenkeu Mengajar ini serentak di 53 kota/kabupaten yang tersebar di 29 provinsi di Indonesia termasuk di Kalbar. Secara nasional total jumlah relawan yang terlibat mencapai 1624 orang," ujar Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalbar dan juga selaku relawan, Slamet Sutantyo di Pontianak, Senin.

Slamet menjelaskan jumlah sasaran pelaksanaan kali meningkat secara signifikan dibandingkan dengan Kemenkeu Mengajar 1 tahun lalu.

Kegiatan sebelumnya diselenggarakan terbatas dan hanya di enam kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Balikpapan, Makassar, Banda Aceh, Denpasar dan Sorong dengan melibatkan 35 SD dan 600 relawan.

"Para pengajar yang disebut Relawan Pengajar maupun pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan ini seluruhnya berasal dari pegawai pada seluruh unit eselon I Kemenkeu," kata dia.


Ia menyebutkan di KKR pihaknya menyasar di empat Sekolah Dasar Negeri (SDN) yakni SDN 26, SDN 45, SDN 64 dan SDN 15.

"Adapun total relawan yang turut serta pada Kemenkeu Mengajar 2 di KKR mencapai 62 orang," papar dia.

Ia memaparkan bahwa tujuan kegiatan tersebut yakni untuk memperkenalkan beragam profesi khususnya yang ada di Kemenkeu di samping dapat memperkaya wawasan seorang anak tentu membentu siswa untuk menemukan cita-citanya.

"Meski kegiatan ini sangat sederhana, tetapi sangat penting bagi perkembangan karakter dan masa depan seorang anak. Setiap profesi pasti memiliki keunggulan, pun demikian halnya profesi sebagai pegawai yang bekerja di Kemenkeu. Sebagai institusi yang bertanggung jawab pada pengelola keuangan negara, Kemenkeu memerlukan sumber daya manusia yang baik. Bisa jadi anak-anak didik yang saat ini mengikuti kelas inspirasi Kemenkeu Mengajar 2 kelak akan menjadi salah satu di antaranya," harap dia.

Pewarta: Dedi

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2017