Pontianak (Antaranews Kalbar) - Marketing Branch Manager Pertamina Kalbarteng, Teuku Johan Miftah mengatakan pembelian BBM secara non tunai di SPBU yang ada di Kota Pontianak, saat ini masih dilakukan secara bertahap.

"Hingga saat ini, penerapannya baru untuk pembelian bahan bakar minyak jenis premium, dan secara bertahap juga dilakukan pada pembelian BBM jenis lainnya," kata Teuku Johan Miftah di Pontianak, Senin.

Ia menjelaskan, program pembelian BBM secara non tunai tersebut sudah berjalan Januari 2018, sementara untuk pembelian BBM lainnya sambil menunggu sarana pendukung lainnya.

"Tentunya masyarakat juga masih perlu periode transisi, membiasakan diri menggunakan cashless (non tunai) dalam pembelian BBM di sejumlah SPBU yang ada," ungkapnya.

Selain sebagai masa transisi bagi masyarakat, program itu juga terus dilakukan penyempurnaan dalam sistem transaksi. Utamanya di SPBU yang tidak hanya melibatkan sistem dari Pertamina tapi juga dari perbankan, katanya.

"Diawal tahun 2018 kami implementasikan untuk produk premium. Alhamdulillah progres persentase transaksi yang non tunai sudah melebihi target proporsi peredaran premium di SPBU, yang kini sudah melibatkan 21 SPBU di Pontianak," katanya.

Menurut dia, sepanjang Januari dan Februari ditargetkan sebesar 25 persen untuk penjualan BBM premium secara non tunai, tercatat penjualannya malah mencapai 30 persen atau pertumbuhan yang positif.

Johan menambahkan, saat ini pihaknya sudah menerapkan pembelian BBM jenis solar, pertalite dan pertamax secara non tunai namun memang belum semua SPBU yang ada di Pontianak menerapkannya.
Baca juga: 10 Bank Dukung Pembayaran BBM Non Tunai di Kalbar

Pewarta: Andilala

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018