Putussibau (Antaranews Kalbar) - Pelaksana Harian Kepala Bandara Pangsuma Putussibau, Saprudin mengatakan perayaan Imlek tidak mempengaruhi lonjakan penumpang pada penerbangan Putussibau - Pontianak.

"Tidak ada lonjakan penumpang menjelang Imlek tahun ini," kata Saprudin ditemui, di Putussibau, Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Senin.

Dijelaskan Saprudin, saat ini hanya ada dua maskapai penerbangan yaitu Nam Air dan Wins Air dengan rute penerbangan Putussibau - Pontianak dan sebaliknya.

Rata-rata penumpang dalam sepekan ini dari masing-masing dua maskapai itu mencapai sekitar 42 orang penumpang. " Sebenarnya di Bandara Pangsuma ada tiga maskapai namun untuk Garuda tidak lagi melayani penerbangan Putussibau - Pontianak, jadi sekarang hanya Nam Air dan Wings Air," kata Saprudin.

Terkait harga tiket pesawat kata Saprudin, saat ini untuk Nam Air mencapai Rp1,09 juta dan untuk Wings Air sebesar Rp1,042 juta. Menurutnya, pihak Bandara Pangsuma juga melakukan pengawasan terhadap harga tiket pesawat.
 

Baca juga: Imlek tak pengaruhi tingkat hunian hotel


Saprudin menyampaikan, berdasarkan Peraturan Menteri nomor 14 tahun 2016 tentang tarif batas atas dan batas bawah penumpang pelayanan kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri, bahwa untuk harga tiket ambang tertinggi Nam Air sebesar Rp1,173, 450 dan ambang bawah Rp373,035.

Sedangkan untuk ambang tertinggi Wings Air sebesar Rp1,109,925 dan ambang bawah Rp353.977.

"Jadi selama ini belum pernah terjadi harga tiket pesawat diatas ambang tertinggi sesuai ketentuan," ucap Saprudin.

Ditegaskannya, apabila ada maskapai yang menjual harga tiket di atas ambang tertinggi, maka pihak bandara akan menyurati maskapai serta dilaporkan pada direktorat jenderal perhubungan.

Pewarta: Teofilusianto Timotius

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019