Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, menerjunkan tim kesehatan untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kondisi kesehatan para petugas yang sedang melakukan penghitungan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

"Relawan PMI berkeliling secara giliran ke setiap PPK di Kota Pontianak untuk memberi layanan pengecekan kesehatan bagi para petugas," kata Sekretaris PMI Kota Pontianak, Lusi Nuryanti di Pontianak, Selatan.

Seperti diberitakan, sejumlah petugas pemilihan umum, di berbagai daerah, dari mulai petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), PPK, saksi hingga petugas keamanan, dilaporkan meninggal dunia karena diduga kelelahan mengawal proses pemungutan hingga penghitungan suara Pemilu 2019.

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan untuk mengecek kondisi fisik petugas serta untuk mengetahui lebih dini apabila ada keluhan terkait kesehatan seluruh personel yang melaksanakan tugas di PPK selama proses rekapitulasi.

"Kondisi kesehatan petugas yang mengamankan maupun petugas Pemilu yang terlibat dalam proses hitung hasil Pemilu di kecamatan harus dalam kondisi fit. Layanan kami ditujukan bagi siapa saja yang menginginkan pengecekan kesehatan di lokasi rekapitulasi," ungkapnya.

Untuk itu, kata dia,  PMI setempat menerjunkan sebanyak tujuh relawan tenaga medis setiap harinya. Selain menerjunkan personel kesehatan, PMI juga menyiagakan tim ambulans di sekitar lokasi penghitungan suara yang saat ini masih di tingkat PPK.

Sementara itu, di tempat terpisah Ketua KPU Kalimantan Barat, Ramdan mengatakan, hingga saat ini tercatat tiga petugas penyelenggara Pemilu di Kalbar meninggal dunia saat menjalankan tugas selama proses rekapitulasi Pilpres dan Pileg 2019.

"Ketiganya, yakni dua orang petugas KPPS, dan satu orang petugas PPK, yakni atas nama Syafe'i petugas KPPS di Kabupaten Sekadau. Kemudian di Kabupaten Kapuas Hulu atas nama Bonifasius Nyegang petugas KPPS dan Robertus Verdi Sinata petugas PPK," katanya.

Tidak hanya itu, kata Ramdan, pihak KPU juga mendata para petugas yang sakit atau pun mengalami kecelakaan selama menjalankan tugas-tugas Pemilu 2019. "Sampai hari ini data yang masuk ke kami ada tiga orang petugas kami yang meninggal. Sementara juga ada satu petugas pengantar logistik Pemilu di Kabupaten Sintang yang mengalami kecelakaan," katanya.
***3***

Pewarta: Andilala

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019