Pakar kesehatan menyatakan sentuhan lembut pada bayi oleh ibu dan orang-orang di sekitarnya bisa berdampak baik bagi perkembangan otaknya, asalkan dilakukan secara terus menerus.

Professor of Neuroscience, Liverpool JM University, Francis McGlone bahkan menganjurkan para ibu mulai memberikan sentuhan lembut sejak hamil dilanjutkan usai bayi lahir.

"Efek sentuhan positif pada perkembangan otak bayi khusus sentuhan yang lembut penuh cinta, tidak hanya (dilakukan) pada bayi yang sudah lahir tetapi sebelum lahir," ujar dia dalam konferensi pers virtual varian baru Cussons Baby Powder, Selasa.

Menurut Francis, efek sentuhan lembut pada bayi juga bisa meningkatkan sistem imunnya hingga memininalisir penyakit psikis seperti depresi di masa depannya.

Baca juga: ASI Eksklusif: Bayi Cerdas, Ibu Sehat

Menurut studi, stimulasi sentuhan saat bayi dalam kandungan bisa meningkatkan kognisinya dan membuatnya terlahir menjadi sosok yang lebih percaya diri di kemudian hari.

Studi dalam jurnal Infant Behavior and Development menunjukkan, janin sangat responsif terhadap sentuhan pada trimester ketiga dan pada saat itulah periode kunci untuk pengembangan kesadaran diri anak.

Respons terkuat janin terjadi ketika ibu menggosok perutnya sendiri dibandingkan saat orang lain melakukannya. Ini dapat membantu menjelaskan alasan ibu merasakan bayinya bergerak-gerak ketika dia menyentuh perutnya tetapi kemudian berhenti ketika suami atau orang lain yang melakukannya.

Dokter spesialis anak, Mesty Ariotedjo mengatakan, efek sentuhan bukan hanya bisa menenangkan bayi tetapi juga bermanfaat untuk perkembangan emosi dan sosialnya yang berpengaruh pada kualitas hidup lebih baik.

Baca juga: Perempuan terinfeksi corona virus lahirkan bayi sehat

"Sudah banyak studi yang meneliti sentuhan, kontak ibu dan bayi, manfaat sentuhan selain untuk perkembangan emosi dan sosial (bayi), juga bisa mempengaruhi kualitas hidupnya agar lebih baik, menurunkan kejadian bayi menangis," kata dia.

Mesty menyarankan para ibu menciptakan rasa aman dan nyaman pada bayi mereka melalui sentuhan lembut, ciuman hingga pelukan pada bayi.

Selain sentuhan, pemberian wewangian juga bisa membantu meningkatkan suasana hati bayi. Head of Research and Development, APAC PZ Cussons, Dr. Haryono Hartono, mengungkapkan secara umum moodscent atau aroma yang meningkatkan suasana hati akan merangsang otak mengeluarkan hormon anti-stres.

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020