Penjabat Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya menyatakan akan ada pemangkasan program kegiatan pada tahun 2024 sebagai konsekuensi terhadap penyelenggaraan pemilu dan program prioritas pemerintah pusat.

"Pada tahun ini kita terpaksa melakukan rasionalisasi anggaran atau memangkas program kegiatan yang ada. Oleh karena itu, hal ini kiranya dapat dipahami semua pihak kalau dalam tahun anggaran 2024, pembangunan fisik relatif berkurang," katanya di Sukadana, Rabu.

Untuk Penganggaran tahun 2024, dia menegaskan prioritas pada pemenuhan belanja dasar, pendidikan, dan kesehatan. 

Komitmennya untuk mendukung program nasional seperti penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, dan penyelenggaraan pemilu. 

"Kita memperkirakan defisit anggaran di tahun Anggaran 2024 yang membawa konsekuensi rasionalisasi atau pemangkasan program kegiatan," tambahnya.

Ia menyampaikan  berbagai rencana dan strategi pemerintah daerah, pertama adalah perlunya sinkronisasi anggaran kas yang disusun OPD dengan target serapan anggaran per triwulan oleh Kemendagri, kedua adalah percepatan penyelesaian instrumen pendukung pelaksanaan anggaran, ketiga sinkronisasi jadwal pelaksanaan program kegiatan dengan target serapan anggaran dan kondisi realisasi pendapatan, dan keempat efektivitas monitoring dan evaluasi.

"Pentingnya pelaporan yang berkualitas dan koordinasi yang baik antar OPD. Kita perlu bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama," katanya menegaskan.

Ia mengajak seluruh pihak untuk memiliki komitmen tinggi dalam merawat dan memajukan Kayong Utara. 

"Mari bersama-sama kita wujudkan pembangunan yang berkelanjutan untuk masyarakat Kayong Utara," ujar Romi Wijaya.

Baca juga: Rene Reinaldy dilantik sebagai Penjabat Sekda Kayong Utara

Baca juga: Kayong Utara gelar konsultasi publik bahas tata ruang Teluk Melano

Baca juga: Pemkab Kayong Utara jalin kerja sama dengan perguruan tinggi

Pewarta: Rizal MZ

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2024