Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pontianak, Kalimantan Barat berupaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi antara seluruh komponen Rutan Pontianak lewat Munggahan.
 
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi antara seluruh komponen Rutan Pontianak," ujar Kepala Rutan Pontianak, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah di Pontianak, Kamis.
 
Raja menyebut jika ini merupakan kegiatan rohani yang berisikan ceramah keagamaan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan atau yang dalam bahasa Sunda disebut dengan Munggahan.
 
Munggahan merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah dan untuk membersihkan diri agar terhindar dari perbuatan yang tidak baik selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Munggahan biasanya dilakukan pada akhir bulan Syakban, atau sekitar satu minggu sebelum bulan Ramadan.
 
Untuk itu ia mengatakan Ramadhan merupakan momen yang dapat digunakan untuk lebih bertakwa di hadapan Allah SWT, dan sebagai umat beragama agar dapat saling menghormati di setiap momen peribadatan.
 
Pesannya kepada para warga Rutan dalam kegiatan ini ialah agar dapat menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan semangat.
 
“Bagi Umat Islam bulan suci Ramadhan adalah kesempatan menjalankan ibadah puasa sebulan penuh, menjaga dan memelihara ibadah puasa dengan sebaik-baiknya dari segala perilaku yang membatalkan ibadah puasa atau mengurangi pahala dari ibadah puasa,” ujarnya.
 
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memohon keberkahan dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan demi menjaga keamanan serta situasi yang kondusif di Rutan Pontianak selama Ramadhan.
 
"Diharapkan lewat kegiatan ini dapat menjaga keamanan dan situasi yang kondusif di Rutan Pontianak selama bulan Ramadan," kata Raja.
 
Kegiatan yang berlangsung di lapangan Rutan Pontianak ini juga dihadiri oleh Ustadz Fitra Aulia Rahman untuk memberikan ceramah yang penuh inspirasi dan hikmah bagi seluruh warga rutan.

 

Pewarta: Rizki Fadriani

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2024